Ngeri Kebakaran Landa Toko Bangunan di Baturetno Usai Tarawih, Warga Panik
Baturetno Wonogiri MR— Suasana malam yang semula tenang usai pelaksanaan salat tarawih mendadak berubah mencekam setelah kebakaran hebat melanda sebuah toko bangunan di kawasan barat Pasar Baturetno, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Objek yang terbakar diketahui adalah Toko Bangunan Tunggal Lestari yang berada di sudut simpang tiga, tak jauh dari Pasar Bung Karno.
Api pertama kali terlihat dari dalam bangunan dan dalam waktu singkat membesar hingga melahap hampir seluruh bagian toko.
Kobaran api yang tinggi disertai kepulan asap hitam pekat membuat warga sekitar panik. Saat kejadian, kawasan tersebut masih cukup ramai oleh masyarakat yang baru kembali dari masjid maupun yang beraktivitas malam hari.
Sapto, salah seorang warga yang berada di lokasi, mengungkapkan bahwa api sudah dalam kondisi besar saat pertama kali disadari. “Saya baru pulang tarawih, tiba-tiba lihat api sudah menyala besar dari dalam toko. Orang-orang langsung berteriak dan berusaha menjauh,” ujarnya.
Menurutnya, api dengan cepat menyebar karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam toko seperti kayu, cat, dan perlengkapan bangunan lainnya. Kondisi angin yang berhembus cukup kencang juga memperparah situasi, sehingga api semakin sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera mengerahkan sejumlah armada ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke titik api. Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis karena besarnya kobaran api dan risiko merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Selain petugas pemadam, aparat kepolisian juga turut mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian. Warga diimbau untuk menjauh demi keselamatan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun belum ada keterangan resmi terkait hal tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi warga dan pemerintah setempat, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat aktivitas. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menyimpan material mudah terbakar.(Putut /Pimpred Cahyospirit)



















