Halal Bihalal Warga Perum Kalingga Berlangsung Hangat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Kerukunan
Karanganyar MR— Kegiatan halal bihalal warga Perum Kalingga RT 01 RW 09, Kelurahan Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan pada Sabtu (28/3/2026).
Acara yang digelar di gedung pertemuan setempat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT, tokoh masyarakat, karang taruna, hingga tamu undangan, Supriyanto Wakil ketua DPRD kabupaten Karanganyar dari fraksi Demokrat.
Sejak awal kegiatan, suasana kekeluargaan terasa begitu kental. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang bertujuan mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri. Hadir pula Ketua RT 02, RT 03, serta perwakilan karang taruna yang turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Supriyanto menekankan pentingnya menjaga dan membudayakan bahasa Jawa kepada anak-anak sejak usia dini. Ia menilai perkembangan teknologi, khususnya penggunaan gadget atau telepon genggam, telah memberikan dampak signifikan terhadap perubahan perilaku generasi muda.
“Nilai-nilai sopan santun, unggah-ungguh, dan tepo seliro kepada orang yang lebih tua mulai mengalami penurunan. Bahasa Jawa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana menanamkan etika dan tata krama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam membentuk karakter anak agar tetap berpegang pada nilai-nilai budaya lokal.
Selain itu, Supriyanto mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang marak beredar, terutama melalui media sosial. Menurutnya, informasi yang tidak benar dapat memicu kesalahpahaman hingga berujung pada perpecahan antarwarga.
“Masyarakat harus bijak dalam menerima dan menyaring informasi demi menjaga keharmonisan lingkungan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pembangunan di wilayah Perum Kalingga dan Desa Kaling secara umum. Pembangunan yang berkesinambungan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat infrastruktur lingkungan.
Acara ini turut diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Joko Wahono. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarwarga serta mempererat silaturahmi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat saat ini rentan terprovokasi oleh isu-isu tertentu yang berpotensi memecah belah persatuan. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dan sikap saling menghormati menjadi kunci dalam menjaga kerukunan.
(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum)“Kebersamaan harus terus dijaga agar masyarakat terhindar dari konflik yang dapat merusak persatuan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, kegiatan halal bihalal berlangsung lancar, tertib, dan penuh makna. Selain menjadi ajang saling memaafkan, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan, pelestarian budaya, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan sosial di era modern.
Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai upaya menjaga keharmonisan dan kekompakan lingkungan.(Darmadi / Pimred Cahyospirit)






















