Ular Bandotan Tutul Ditemukan di Permukiman Warga Purworejo, Pacitan, Berhasil Dievakuasi dengan Aman
Pacitan MR -Warga Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, sempat dibuat resah dengan ditemukannya seekor ular bandotan tutul di depan rumah salah satu warga, Mas Wahyu,. Ular tersebut diketahui memiliki tingkat bisa menengah sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar, khususnya anak-anak dan hewan peliharaan.
Ular dengan nama ilmiah Boiga multomaculata itu pertama kali terlihat berada di area depan rumah, yang merupakan kawasan permukiman padat penduduk. Keberadaannya sontak mengundang perhatian warga sekitar yang khawatir ular tersebut dapat menyerang sewaktu-waktu, terutama karena lokasinya berada di area yang sering dilalui anak-anak.
Menyadari potensi bahaya yang ditimbulkan, warga setempat tidak berani melakukan penanganan secara mandiri. Mereka kemudian segera melaporkan temuan ular berbisa tersebut kepada pihak terkait agar dapat ditangani secara profesional dan aman. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah risiko gigitan serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan prosedur yang aman dan hati-hati. Dengan peralatan yang memadai serta keahlian khusus dalam penanganan satwa liar, ular bandotan tutul tersebut berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, baik dari pihak warga maupun petugas.
Setelah dievakuasi, ular diamankan untuk kemudian ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Proses evakuasi berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa lega karena ancaman bahaya telah berhasil diatasi.
Pihak berwenang dan pemerhati satwa mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan. Pada periode ini, ular dan satwa liar lainnya kerap keluar dari habitat aslinya akibat perubahan lingkungan dan masuk ke area permukiman warga. Kondisi tersebut meningkatkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan ular, khususnya yang berbisa. Tindakan sembarangan justru dapat memicu serangan dan membahayakan keselamatan. Warga disarankan segera menghubungi petugas atau komunitas penyelamat satwa yang berpengalaman agar penanganan dapat dilakukan secara profesional dan aman.
Sebagai bentuk layanan kepada masyarakat, tersedia layanan snake rescue dan snake education GRATIS yang dapat dihubungi melalui:
📞 EXALOS INDONESIA
CP: 0896-1940-4414
Slogan: NEVER STOP RESCUE ( Eko Tito / Pimred Cahyospirit )












