Manunggal Sedyo" di SD Negeri 1 Wonoboyo: Padukan Edukasi Kedaerahan dan Panggung Budaya Meriahkan HUT Ke-285 Wonogiri
WONOGIRI KMR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-285 Kabupaten Wonogiri di SD Negeri 1 Wonoboyo pada Selasa (19/5/2026) berlangsung semarak dan sarat makna. Mengusung tema "Manunggal Sedyo", perayaan ini sukses dikemas bukan sekadar sebagai ajang hiburan, melainkan juga wujud nyata integrasi antara edukasi sejarah lokal dan pelestarian seni budaya Nusantara.
Langkah cerdas dan edukatif terlihat jelas di awal acara. Sebagai pembuka, para siswa langsung diajak memanaskan otak dan mengasah wawasan kedaerahan melalui sesi kuis interaktif seputar sejarah, potensi, dan seluk-beluk Kabupaten Wonogiri. Sesi ini memantik antusiasme luar biasa dari anak-anak yang saling berebut menjawab pertanyaan demi memperebutkan hadiah menarik berupa paket alat tulis penunjang belajar.
Inisiatif menyelipkan kuis di awal acara ini patut mendapat apresiasi khusus. Sekolah dinilai sangat jeli memanfaatkan momentum hari jadi kabupaten untuk menanamkan literasi kedaerahan dan rasa bangga terhadap tanah kelahiran sejak usia dini, sehingga perayaan HUT tidak hanya berhenti pada sebatas kegiatan seremonial belaka.
Setelah wawasan mereka diuji, atmosfer di halaman sekolah kian meriah oleh pesona peserta didik dalam lomba peragaan busana adat. Para peserta cilik ini tampil penuh percaya diri memamerkan ragam pakaian tradisional yang apik dan penuh warna. Lebih dari sekadar menonjolkan keindahan visual, panggung ini menjadi ruang bagi siswa untuk memupuk keberanian berekspresi sekaligus merayakan kebinekaan Indonesia.
Kemeriahan panggung "Manunggal Sedyo" terus mengalir lewat ajang unjuk seni dan bakat. Mulai dari gemulai tari tradisional, harmoni olah vokal, lantunan puisi yang menggugah, hingga beragam kreativitas lainnya tersaji apik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap ruang kreativitas ini, pihak sekolah juga membagikan hadiah alat tulis kepada para peserta yang tampil memukau.
Sementara itu, gemuruh sorak-sorai dan tepuk tangan dari para guru, orang tua murid, serta sesama teman terus menggema, menciptakan kehangatan yang mempererat ikatan kekeluargaan antarwarga sekolah.
Kepala SD Negeri 1 Wonoboyo, Pradipta Ahdha Ardiana, S.Pd., M.Or., menuturkan bahwa seluruh rangkaian acara memang dirancang secara komprehensif untuk menstimulasi kepercayaan diri sekaligus kecintaan siswa pada budaya lokal.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tampil percaya diri, berani menunjukkan kemampuan, serta mencintai budaya daerah sebagai bagian dari peringatan HUT Wonogiri ke-285,” paparnya.
Di tengah gempuran arus digitalisasi yang kerap menjauhkan anak-anak dari akar budayanya, inisiatif yang dilakukan SD Negeri 1 Wonoboyo ini patut menjadi rujukan positif. Kegembiraan yang menghiasi wajah seluruh peserta hingga purna acara menjadi bukti bahwa melestarikan budaya dan mengenalkan sejarah lokal bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan. Harapannya, semangat "Manunggal Sedyo" ini terus bertumbuh dan menjadikan generasi muda Wonogiri makin tangguh serta berkarakter kuat.( Penulis: Susi /Pimred Cahyospirit)


















