Dirlantas Polda Jateng 'Jagongan' Bareng Ojol di Angkringan, Siapkan Pendampingan Khusus Bagi Driver Saat Ujian SIM
Semarang MR- Suasana sore menjelang berbuka puasa di Kafe Angkringan Piuh-Piuh, Jl. Gang Melati Jl. Ngesrep Timur, Sumurboto, Kota Semarang, Kamis (26/2/2026) terasa hangat dan penuh keakraban. Sekitar 50 pengemudi ojek online dan driver online dari berbagai komunitas di Kota Semarang berkumpul dalam kegiatan Polantas Menyapa bertema “Jagongan Bareng Ojol, Ojol Tertib Lalu Lintas”.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk jagongan santai sembari menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) tersebut dihadiri langsung oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra beserta para Pejabat Utama dan anggota Ditlantas Polda Jateng, serta sejumlah perwakilan dari Jasa Raharja Provinsi Jawa Tengah.
Bukan sekadar pertemuan formal, acara ini menjadi ajang silaturahmi dan ruang dialog terbuka antara polantas dan komunitas ojol. Di tengah obrolan santai khas angkringan, para driver menyampaikan curahan hati, masukan, hingga harapan terkait keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Dalam sambutannya, Dirlantas Kombes Pol Pratama Adhyasastra menegaskan bahwa keberadaan ojek online memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat. Dengan mobilitas tinggi dan intensitas berkendara setiap hari, para driver dinilai sebagai representasi budaya tertib berlalu lintas di jalan raya.
“Rekan-rekan ojol ini punya peran penting di tengah kehidupan masyarakat. Karena setiap hari berada di jalan, kami ingin rekan-rekan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Dirlantas menyebut bahwa aktivitas berkendara profesional mengharuskan setiap pengemudi memiliki keterampilan serta pemahaman aturan lalu lintas yang baik, yang dibuktikan dengan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah dan aktif.
Untuk mendukung hal tersebut, Ditlantas Polda Jateng menyiapkan petugas yang akan memberikan pendampingan dan panduan bagi rekan-rekan ojol dalam mengikuti proses pembuatan maupun perpanjangan SIM. Pendampingan ini bertujuan agar para driver memahami tahapan ujian, materi yang diujikan, serta aturan berlalu lintas secara menyeluruh sehingga dapat mengikuti ujian dengan lebih lancar.
“Saya ingin rekan-rekan tahu prosesnya, paham aturannya, dan memiliki bekal yang cukup sebelum mengikuti ujian. Jadi bukan sekadar mendapatkan SIM, tapi benar-benar memahami aturan berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan raya,” tegasnya.
Langkah pembinaan tersebut menuai apresiasi dari para peserta. Salah satunya Fahrudin, perwakilan dari komunitas SABER (Salatiga Bersatu), yang menyambut baik program ini.
"Kami sangat berterimakasih atas kebijakan ini karena akan sangat membantu para driver untuk lebih siap dan percaya diri dalam mengikuti ujian," ujarnya.
Ia bahkan berharap kebijakan tersebut bisa diakomodasi bagi rekan-rekan ojol yang memiliki KTP di luar wilayah domisili kerja. Permohonan tersebut akhirnya disetujui Dirlantas yang akan menindaklanjuti dengan meminta jajaran Satpas SIM di wilayah untuk mempermudah proses pengurusan SIM baru khususnya bagi pengemudi ojol.
Ungkapan senada juga disampaikan Ketua ADO Jawa Tengah, Daniel Pura Tanya, yang turut menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar. Ia menilai dukungan Ditlantas Polda Jateng dalam membantu pembuatan SIM menjadi langkah nyata mendorong kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas.
“Kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas adalah kewajiban bagi kita semua. Kami berharap seluruh rekan-rekan ojol selalu diberi keselamatan saat berkendara dan mencari nafkah untuk keluarga,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Dirlantas juga menyampaikan rencana pembentukan Warung Pojok Ojol yang akan berlokasi di angkringan tersebut. Wadah ini disiapkan sebagai ruang silaturahmi dan tempat berdialog antara pengemudi ojol dengan anggota lalu lintas.
Selain menjadi tempat mangkal dan beristirahat sambil menunggu orderan, Warung Pojok Ojol nantinya akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat pengisian daya telepon genggam. Bahkan, akan diberikan pelayanan khusus berupa harga spesial hingga minuman atau kopi gratis bagi para pengemudi ojol sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan.
Sebagai bentuk kepedulian, pada akhir kegiatan Dirlantas Polda Jateng menyerahkan bingkisan berupa helm berstandar SNI dan paket sembako kepada seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Jateng berharap terjalin sinergi yang semakin erat dengan komunitas pengemudi online, sehingga budaya tertib dan aman berlalu lintas dapat tumbuh dari kesadaran bersama. Bukan karena takut ditilang, tetapi karena ingin pulang ke rumah dengan selamat.(Eko Tito/Pimpred Cahyospirit)

