Peresmian Gedung Baru Kantor Perumda Air Minum Tirta Merapi, Jadi Simbol Transformasi Layanan Publik
Klaten MR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Merapi Kabupaten Klaten resmi memiliki gedung utama kantor yang baru,(28/01/2026).
Gedung megah bergaya arsitektur kolonial tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dan Perumda Tirta Merapi dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat.
Pembangunan gedung baru ini menyita perhatian publik lantaran menelan biaya yang cukup fantastis. Meski demikian, manajemen Perumda Air Minum Tirta Merapi menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan kebutuhan mendesak mengingat kondisi gedung lama yang sudah tidak layak.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Merapi Kabupaten Klaten, Irawan Margono, SH., MM, menjelaskan bahwa gedung utama lama yang dibangun pada tahun 1986 telah berusia hampir 40 tahun dan mengalami banyak kerusakan di berbagai bagian bangunan. Kondisi tersebut dinilai sudah tidak mendukung aktivitas kerja maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Pembangunan gedung baru ini bukan semata-mata proyek fisik, tetapi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan air minum di Kabupaten Klaten,” ujar Irawan Margono dalam keterangannya.
Ia menambahkan, gagasan pembangunan gedung baru ini berawal dari keinginan untuk menata ulang kawasan kantor agar lebih representatif, salah satunya dengan menghadap langsung ke Jalan Tentara Pelajar sebagai jalan utama. Penataan ini diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Gedung Utama Perumda Air Minum Tirta Merapi dibangun di atas luas total 1.200 meter persegi, terdiri dari dua lantai masing-masing seluas 600 meter persegi. Dalam proses perencanaannya, pihak perusahaan menggandeng konsultan profesional dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, mulai dari keamanan bangunan, nilai estetika, fungsi ruang, hingga pemenuhan kebutuhan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan ibu menyusui.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan selama 180 hari kalender atau enam bulan, sesuai kontrak kerja dengan penyedia jasa. Pekerjaan dimulai pada 18 Juni 2025 dan rampung pada 18 Desember 2025. Tahapan awal pembangunan diawali dengan pembongkaran bangunan lama yang meliputi gedung induk, gedung bagian teknik, serta gudang. Peletakan batu pertama pembangunan gedung baru dilakukan pada 23 Juli 2025.
Untuk menjamin kualitas pekerjaan, seluruh proses pembangunan berada di bawah pengawasan konsultan pengawas yang profesional. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala melalui koordinasi intensif antara penyedia jasa dan konsultan pengawas agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu serta memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Lebih lanjut, Irawan Margono menegaskan bahwa gedung baru ini telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung. Fasilitas yang disediakan mencakup aspek aksesibilitas, keselamatan bangunan, serta kenyamanan pelayanan bagi masyarakat.
Dengan hadirnya gedung baru ini, Perumda Air Minum Tirta Merapi berharap dapat mewujudkan tiga fungsi utama, yakni sebagai sentra pelayanan yang lebih nyaman bagi pelanggan, pusat inovasi dan peningkatan kinerja pegawai, serta simbol modernisasi pelayanan publik yang siap bertransformasi menuju sistem digital dan layanan yang lebih responsif di tahun 2026.
Tidak hanya fokus pada pembangunan gedung, sepanjang tahun 2025 Perumda Air Minum Tirta Merapi juga melakukan pembangunan infrastruktur strategis lainnya berupa pemasangan jaringan pipa distribusi utama berdiameter 200 hingga 400 milimeter. Jaringan pipa sepanjang kurang lebih 12 kilometer tersebut membentang dari Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo hingga Simpang Empat GOR Gelarsena Klaten, dengan memanfaatkan sumber mata air Ingas di Desa Cokro, Kecamatan Tulung.
Pemanfaatan Mata Air Ingas dinilai sebagai solusi penting untuk meningkatkan kontinuitas pelayanan air minum, khususnya di wilayah perkotaan Klaten seperti Gergunung, Perumahan Griya Prima, serta pengembangan pelayanan ke Desa Margomulyo dan Desa Gergunung. Dengan selesainya proyek tersebut, sejumlah wilayah kini telah menikmati layanan air bersih selama 24 jam penuh.
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Merapi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten, DPRD Kabupaten Klaten, Dewan Pengawas, Forkopimda, jajaran camat dan kepala desa, Forum Komunikasi Pelanggan (FKP), serta seluruh pegawai yang telah mendukung terselenggaranya pembangunan gedung dan jaringan pipa hingga selesai tepat waktu.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Kami menyadari pelayanan kami belum sepenuhnya sempurna, namun kami berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Klaten,” tutur Irawan Margono.
Ke depan, jajaran direksi Perumda Air Minum Tirta Merapi berharap dukungan dan doa restu dari Bupati Klaten, DPRD, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan tugas pelayanan air minum kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klaten.(Aulia/ Pimred Cahyospirit)



















