Ngeri ! Kecelakaan Maut Rem Blong, Suami Meninggal di Tempat
Wonogiri MR – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah Dusun Dlisen, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, pada kamis 22 Januari 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa nahas ini merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor, sementara istrinya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Wahyu Muhammad Sanbani (24), warga setempat yang akrab disapa Bani. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan membonceng istrinya. Pasangan suami istri tersebut diduga hendak melakukan aktivitas pagi hari ketika kecelakaan terjadi.
Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju Utara . Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di barat Masjid Temboro, kendaraan diduga mengalami rem blong, sehingga korban kehilangan kendali.
Motor kemudian menabrak leneng (pembatas atau bangunan di pinggir jalan) yang berada di sisi barat masjid. Benturan keras tidak dapat dihindari. Akibat kecelakaan tersebut, Wahyu Muhammad Sanbani mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, sang istri yang dibonceng korban mengalami luka-luka dan segera mendapat pertolongan dari warga sekitar. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Warga setempat yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan insiden itu kepada perangkat desa dan pihak berwenang. Suasana duka menyelimuti Dusun Dlisen, mengingat korban dikenal sebagai sosok muda yang ramah dan dikenal baik oleh masyarakat sekitar.
Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dengan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan, guna menghindari kejadian serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara dan kewaspadaan di jalan raya, khususnya pada jam-jam pagi ketika kondisi jalan masih sepi namun berisiko tinggi.( Yayok / Pimred Cahyospirit )


















