BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Masyarakat Wonogiri Dikejutkan Gempa, Getaran Terasa Hingga Wilayah Selatan dan Utara

Warga Kabupaten Wonogiri dikejutkan oleh peristiwa gempa bumi yang terjadi pada Minggu,25/01/2026 sekitar pukul 16.30 Wib

Wonogiri MR – Warga Kabupaten Wonogiri dikejutkan oleh peristiwa gempa bumi yang terjadi pada Minggu,25/01/2026 sekitar pukul 16.00 Wib, membuat sebagian masyarakat panik dan keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Getaran gempa dilaporkan terasa cukup jelas di sejumlah wilayah, baik di bagian utara maupun selatan Wonogiri.

Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan selama beberapa detik. Ning, salah satu warga Kecamatan Pracimantoro, menuturkan bahwa saat gempa terjadi dirinya sedang berada di dalam rumah. Ia merasakan getaran cukup kuat hingga membuat perabot rumah bergoyang. “Awalnya saya kira ada truk besar lewat, tapi ternyata gempa. Getarannya terasa jelas,” ungkapnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Anton, warga Kecamatan Ngadirojo. Menurutnya, gempa terasa mendadak dan membuat suasana menjadi tegang. “Getarannya singkat, tapi cukup mengejutkan. Banyak warga langsung keluar rumah karena khawatir akan ada gempa susulan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki magnitudo sekitar 4,8. Pusat gempa diketahui berada di laut selatan Bantul dengan kedalaman yang relatif dangkal. Kondisi ini menyebabkan getaran gempa terasa cukup kuat di wilayah daratan, terutama di Bantul dan daerah sekitarnya.

BMKG menyebutkan bahwa gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi di zona selatan Pulau Jawa. Meski demikian, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa di wilayah Wonogiri.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga diminta untuk menjauhi bangunan yang retak atau berpotensi roboh serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh BMKG melalui kanal komunikasi terpercaya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa wilayah Jawa bagian selatan merupakan daerah rawan gempa, sehingga kesiapsiagaan dan kewaspadaan menjadi hal penting untuk meminimalkan risiko apabila gempa kembali terjadi.( Ning tyas /Pimpred Cahyospirit)



















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar