Ngeri ! Angin Puting Beliung Terjang Karangpandan, Puluhan Kios Pasar Rusak
Karanganyar MR – Fenomena angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu 21 /01/2026 sekitar pukul 16.45 WIB. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut menimbulkan kerusakan di empat desa, yaitu Desa Karangpandan, Desa Ngemplak, Desa Doplang, serta sebagian wilayah Desa Gerdhu. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba membuat warga sempat panik dan berupaya menyelamatkan diri.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan kejadian, pihaknya segera menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Polri untuk melakukan peninjauan dan penanganan awal di lokasi terdampak. Fokus utama penanganan sementara diarahkan ke kawasan Pasar Karangpandan yang mengalami kerusakan cukup signifikan.
Menurut Hendro, angin puting beliung mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kios di bagian depan Pasar Karangpandan. Sedikitnya sekitar 20 kios dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang terlepas dan beterbangan akibat terjangan angin kencang. Beberapa rangka atap juga terlihat bengkok dan roboh, sehingga aktivitas perdagangan di pasar tersebut terpaksa dihentikan sementara.
“Di area Pasar Karangpandan, dampaknya cukup parah. Kurang lebih ada 20 kios yang rusak, mayoritas pada bagian atap yang tidak mampu menahan kuatnya angin,” ujar Hendro saat ditemui di lokasi kejadian.
Selain kios pasar, angin puting beliung juga berdampak pada para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar area pasar. Beberapa gerobak milik PKL dilaporkan terbalik dan terseret angin hingga ke badan jalan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas. Petugas bersama warga setempat bergotong royong mengevakuasi gerobak dan membersihkan puing-puing yang berserakan.
Kerusakan juga terjadi pada tembok kios lama di bagian depan pasar. Dinding bangunan yang sudah berusia tua tidak mampu menahan terpaan angin, sehingga sebagian batu bata runtuh. Beruntung, saat kejadian tidak banyak warga yang berada tepat di lokasi runtuhan, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, dalam peristiwa tersebut dilaporkan satu orang anak mengalami luka ringan akibat terkena pecahan kaca. Korban segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak BPBD memastikan bahwa kondisi korban saat ini sudah stabil dan tidak mengalami luka serius.
“Alhamdulillah, korban sudah ditangani oleh petugas medis di Puskesmas dan kondisinya dinyatakan aman,” tambah Hendro.
Dampak angin puting beliung tidak hanya terpusat di area pasar. Di sejumlah dusun yang berada di Desa Karangpandan, Desa Doplang, Desa Gerdhu, dan Desa Ngemplak, angin kencang juga menyebabkan beberapa pohon tumbang. Pohon-pohon tersebut ada yang menutup akses jalan desa, sementara di lokasi lain menimpa atap rumah warga dan menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang.
Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap, seperti genteng yang berjatuhan atau rangka atap yang bergeser. Warga bersama relawan dan aparat setempat melakukan pembersihan secara mandiri sambil menunggu bantuan lanjutan dari pihak terkait.
Hingga Selasa petang, BPBD Kabupaten Karanganyar masih melakukan proses pendataan untuk mengetahui jumlah pasti bangunan yang terdampak serta menghitung estimasi kerugian akibat bencana tersebut. Proses pendataan sementara terkendala oleh kondisi cuaca, mengingat hujan deras masih mengguyur wilayah Karangpandan dan sekitarnya.
“Kami masih melakukan pendataan kerusakan dan kerugian sementara bersama relawan. Hujan yang masih turun cukup deras menjadi kendala, namun upaya pendataan tetap kami lanjutkan secara bertahap,” jelas Hendro.
BPBD Kabupaten Karanganyar mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Warga diminta untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar dan memastikan kondisi bangunan rumah dalam keadaan aman. Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
BPBD berharap kondisi cuaca segera membaik dan situasi di Kabupaten Karanganyar dapat kembali normal. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat juga diharapkan agar proses penanganan pascabencana dapat berjalan lancar dan tidak terjadi bencana susulan.(Darmadi/ Pimred Cahyospirit )




















