Akses Jalan Dibangun, Gua Genthong Siap Jadi Destinasi Wisata Sejarah Unggulan
Wonogiri MR— Gua Genthong yang terletak di Dusun Klepu, Desa Ngargoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, merupakan salah satu situs yang menyimpan nilai sejarah dan misteri peninggalan masa lampau. Keberadaannya kini semakin mendapat perhatian seiring dengan pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata tersebut yang tengah berlangsung.
Menurut Kepala Dusun Klepu, Tulus, akses menuju Gua Genthong saat ini semakin mudah dibandingkan sebelumnya. Hal ini berkat adanya proses pembangunan yang meliputi pavingisasi jalur masuk, pembangunan gazebo, serta pemasangan pagar di beberapa titik strategis.
“Selain pavingisasi, juga dilakukan pembangunan talud di sisi kanan dan kiri jalan naik sepanjang kurang lebih 120 meter, serta pembuatan undak-undakan sebanyak 88 anak tangga,” ujar Tulus.
Pembangunan tersebut melibatkan partisipasi aktif warga setempat dan telah berlangsung hampir selama satu bulan. Meski hingga kini belum sepenuhnya rampung, semangat gotong royong masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga Dusun Klepu bahu-membahu menyukseskan pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan leluhur.
“Semangat masyarakat sangat luar biasa. Ini bagian dari upaya nguri-uri tinggalan e wong sepuh, menjaga dan merawat peninggalan orang-orang terdahulu agar tetap lestari,” tambahnya.
Tujuan akhir dari pembangunan akses dan penataan kawasan Gua Genthong ini adalah untuk mengembangkan potensi wisata desa yang diharapkan mampu menghasilkan keuntungan bagi Pendapatan Asli Dusun (PADus). Dengan pengelolaan yang baik, Gua Genthong diyakini dapat menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah selatan Wonogiri.
Sementara itu, Camat Giritontro, Sangga Okta Kharisma, menyampaikan bahwa peningkatan akses menuju Gua Genthong sebagai situs peninggalan sejarah purba akan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan.
“Dengan akses yang semakin baik, Gua Genthong berpotensi menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kawasan tersebut kerap menjadi lokasi kegiatan tradisi rasulan yang menampilkan seni dan budaya masyarakat setempat. Acara-acara budaya ini sering dikunjungi masyarakat luas dan menjadi daya tarik tersendiri.
“Adanya kegiatan budaya seperti rasulan tentu akan meningkatkan perputaran ekonomi warga, khususnya sektor UMKM,” kata Sangga.
Ke depan, Kecamatan Giritontro juga berencana membuka dan mengembangkan sejumlah potensi wisata lainnya sebagai upaya mendatangkan lebih banyak wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM, pengembangan wisata Gua Genthong diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan pelestarian sejarah yang selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.( Cahyospirit)



















