BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Turnamen Sepak Bola Usia Dini se-Kabupaten Wonogiri Berlangsung Sengit, Persik’s 84 Krisak Keluar sebagai Juara U-12

Hasil akhir menetapkan Persik’s 84 Krisak sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final

Wonogiri MR – Turnamen Sepak Bola Usia Dini se-Kabupaten Wonogiri sukses digelar di Stadion Pringgondani, Wonogiri. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa–Rabu, 17–18 Desember 2025. Turnamen yang diikuti oleh berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub usia dini dari seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pembuktian bakat pesepak bola muda.

Antusiasme peserta dan penonton terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Ratusan atlet muda turun ke lapangan dengan semangat tinggi, menunjukkan kemampuan teknik, kerja sama tim, serta sportivitas yang patut diapresiasi. Turnamen ini mempertandingkan beberapa kategori usia, salah satunya kategori U-12 yang menjadi pusat perhatian hingga partai puncak.


Awalnya, laga final kategori U-12 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025. Namun, karena sejumlah pertimbangan teknis, pertandingan final terpaksa ditunda dan baru digelar pada Kamis, 18 Desember 2025. 

Meski demikian, penundaan tersebut tidak mengurangi semangat para pemain maupun suporter yang memadati Stadion Pringgondani.

Pada laga final U-12 yang berlangsung hari ini, pertandingan berjalan sangat sengit. Kedua tim finalis saling menekan sejak menit awal, menampilkan permainan cepat dan disiplin. 

Hasil akhir menetapkan Persik’s 84 Krisak sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final.

Sementara itu, JFA Jatipurno harus puas berada di posisi kedua sebagai juara dua. Adapun posisi juara tiga bersama diraih oleh Andipa SC Jatisrono dan SFA Sidoharjo, yang sama-sama menunjukkan permainan impresif sepanjang turnamen.

Pertandingan di perebutan juara ke 3 juga berlangsung ketat,Andipa SC Jatisrono, meskipun diperkuat oleh pemain-pemain yang secara usia masih lebih muda dibandingkan lawan-lawannya, mampu memberikan perlawanan sengit dan tampil tanpa rasa gentar menghadapi tim-tim yang diisi oleh pemain “kakak kelas”.

    Pelatih Andipa SC Jatisrono, Rusdiyanto

Pelatih Andipa SC Jatisrono, Rusdiyanto, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya. Ia menilai hasil juara tiga ini merupakan bukti nyata perkembangan timnya.

“Turnamen ini sangat menarik karena lawan-lawannya rata-rata kakak kelas. Anak-anak tetap berani bermain dan menunjukkan mental yang bagus. Bisa meraih juara tiga ini membuktikan bahwa mereka punya potensi besar untuk terus berkembang,” ujar Rusdiyanto.

Senada dengan hal tersebut, Putra Keduang Pesido Jatiroto juga menyampaikan bahwa turnamen seperti ini sangat penting bagi pembinaan sepak bola usia dini di Wonogiri. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga melatih mental, disiplin, serta pengalaman bertanding bagi para pemain muda.

Secara keseluruhan, Turnamen Sepak Bola Usia Dini se-Kabupaten Wonogiri di Stadion Pringgondani berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin guna mencetak bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Wonogiri di tingkat yang lebih tinggi.(Cahyospirit)











Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar