Ikuti Jejak Sang Ayah, Mimpi Besar Cleon Sanjaya Berawal di Bawah Mistar SSB New Persik’s
kiper SSB New Persik's, Korinta Cleon Sanjaya bergerak sigap menepis bola yang meluncur deras ke arah gawang.
Wonogiri MR - Sorak sorai penonton di Stadion Pringgodani pecah seketika. Di tengah ketegangan adu penalti Piala Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri KU-12 Tahun 2025, kiper SSB New Persik's, Korinta Cleon Sanjaya bergerak sigap menepis bola yang meluncur deras ke arah gawang.
Cleon tampil sebagai salah satu penyelamat saat SSB New Persik’s harus menentukan nasib melalui adu penalti melawan JFA Jatipurno, Kamis (18/12/2025). Dengan ketenangan dan konsentrasi, Cleon berdiri kokoh di bawah mistar, membaca arah bola, dan menggagalkan tendangan lawan. Aksi refleksnya membuat timnya tetap bertahan dan mengundang decak kagum penonton. Suporter New Persik's sontak teriak menyebut nama Cleon. Adu penalti itu berujung 2-1 kemenangan untuk New Persik's.
Lahir pada 6 September 2013, Cleon kini berusia 12 tahun. Ia merupakan siswa SMP Negeri 1 Selogiri, Wonogiri. Di balik performa gemilangnya di lapangan hijau, tersimpan cerita sederhana tentang mimpi dan keteladanan seorang ayah.
Cleon memilih posisi penjaga gawang bukan tanpa alasan. Ia ingin mengikuti jejak sang ayah, Fidelis Adhi Sanjaya, yang dahulu juga dikenal sebagai kiper.
"Jadi kiper karena ingin mengikuti jejak Ayah yang dulu juga seorang kiper," imbuhnya.
Dukungan keluarga, termasuk sang ibu Delvina Jamani Oktaviani dan kakeknya, Andreas Suparjo menjadi energi tersendiri bagi Cleon untuk terus berlatih dan berkembang.
“Menjadi kiper itu tanggung jawab besar,” begitu prinsip yang selalu tertanam dalam diri Cleon. Ia sadar, satu kesalahan kecil bisa berujung gol bagi lawan. Namun justru di situlah tantangannya berdiri sebagai benteng terakhir dan menjadi penentu di saat genting.
Dalam setiap latihan dan pertandingan, Cleon menjadikan David De Gea sebagai kiper idolanya. Refleks cepat, keberanian, dan ketenangan De Gea menjadi inspirasi Cleon dalam menjaga gawang SSB New Persik’s.
Penampilan Cleon di ajang Piala Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk tampil menentukan. Di tengah gemerlap turnamen sepak bola usia dini, nama Korinta Cleon Sanjaya mencuat sebagai simbol harapan dan masa depan sepak bola Wonogiri.
Dari Stadion Pringgodani, Cleon mengajarkan satu hal penting mimpi besar bisa terwujud, asalkan dibarengi kerja keras, doa orang tua, dan keberanian untuk berdiri menghadapi tekanan.( NDR / Pimred Cahyospirit )










