Ester Ida, Instruktur Senam Berlisensi dari Wonogiri yang Konsisten Mengabdi Sejak 2016
Wonogiri MR – Sosok Ester Ida dikenal sebagai salah satu instruktur senam berlisensi yang aktif dan konsisten mengajar di yayasan Curdefo Wonogiri. Perempuan yang berdomisili di Banaran RT 04 RW 10, Wonoboyo, Wonogiri ini telah menekuni dunia senam sejak tahun 2016 dan hingga kini tetap berkomitmen menjalani profesinya dengan penuh semangat dan profesionalisme.
Ketertarikan Ester Ida terhadap dunia senam bermula sejak masa remaja. Saat itu, ia menjadikan senam sebagai hobi dan aktivitas rutin dengan sering mengikuti berbagai kegiatan senam. Kegemaran tersebut lambat laun tumbuh menjadi passion yang lebih serius. Hingga akhirnya pada tahun 2016, Ester memutuskan untuk mengikuti sekolah instruktur senam isenam.
Keputusan tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan hidupnya. Setelah menyelesaikan pendidikan instruktur, Ester Ida resmi mengantongi lisensi dan mulai aktif mengajar senam secara profesional. Sejak saat itu, ia tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga menjadikan senam sebagai pekerjaan sampingan yang menghasilkan serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Rasanya senang sekali. Senam itu hobi, tapi juga bisa jadi pekerjaan yang menghasilkan. Lebih dari itu, saya senang karena bisa bermanfaat untuk banyak orang. Jadi tambah banyak rekan dan saudara juga,” ujar Ester Ida saat ditemui.
Dalam aktivitas mengajarnya, Ester Ida menguasai dan mengajarkan beberapa jenis senam, di antaranya senam aerobik, body language, dan aerostep. Ketiga jenis senam tersebut rutin ia ajarkan kepada berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga komunitas tertentu yang membutuhkan pendampingan kebugaran secara terstruktur.
Tak hanya mengajar secara mandiri, Ester Ida juga dipercaya menjadi instruktur senam di Yayasan Curdefo Wonogiri. Kepercayaan tersebut menjadi bukti dedikasi dan profesionalismenya dalam dunia kebugaran. Ia dikenal disiplin, bertanggung jawab, dan selalu mengutamakan kualitas latihan bagi para peserta.
Menurut Ester, menjadi instruktur senam bukanlah pekerjaan yang mudah. Kondisi fisik yang lelah, jadwal yang padat, serta keharusan berpindah dari satu tempat ke tempat lain kerap menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal tersebut tidak pernah menjadi alasan untuk mengurangi profesionalisme.
“Secapek apa pun seorang instruktur senam, harus tetap profesional saat mengajar. Kalau sudah jadwal, apalagi kalau jadwalnya padat, harus pintar mengejar waktu supaya tidak terlambat,” ungkapnya.
Dedikasi Ester Ida dalam mengajar senam menunjukkan bahwa konsistensi, kecintaan terhadap bidang yang ditekuni, serta niat untuk bermanfaat bagi sesama dapat berjalan beriringan. Melalui gerakan-gerakan senam yang ia ajarkan, Ester tidak hanya membantu menjaga kebugaran fisik peserta, tetapi juga menularkan semangat hidup sehat dan kebersamaan.
Dengan pengalaman hampir satu dekade, Ester Ida terus melangkah mantap sebagai instruktur senam berlisensi yang menginspirasi, membuktikan bahwa hobi yang ditekuni dengan serius dapat menjadi jalan pengabdian sekaligus sumber kebahagiaan.( Cahyospirit )











