WONOGIRI JUJITSU TUNJUKKAN SEMANGAT JUANG PADA KUALIFIKASI PORPROV JATENG 2025
Kontingen Jujitsu Kabupaten Wonogiri yang turun pada ajang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2025
Wonogiri MR - Kontingen Jujitsu Kabupaten Wonogiri yang turun pada ajang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2025 harus pulang tanpa medali emas. Namun, perjuangan 12 atlet putra dan putri yang diturunkan tetap meninggalkan jejak prestasi dan kebanggaan.
Dari cabang newaza dan fighting, Wonogiri berhasil menyumbang 1 medali perak dan 4 medali perunggu. Sinta Candrawati (FS 55 kg, Dojo Ngrandu Jatisrono) tampil penuh determinasi hingga akhirnya meraih medali perak.
Sementara empat perunggu diraih oleh Dewi Refiani (NZ 55 kg, Dojo Kismantoro), Widiya Amanda (NZ 49 kg, Dojo SMA 1 Jatisrono), Riskia Anafiu (FS 49 kg, Dojo Ngrandu Jatisrono), dan Indriyasmoyo (FS 62 kg, Dojo Jatinom Jatisrono).
Ketua kontingen Bram Aji menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa mempersembahkan emas, namun menegaskan bahwa hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk persiapan yang lebih matang di masa mendatang.
Pelatih Hastono mengapresiasi semangat seluruh atlet. “Mereka sudah memberikan yang terbaik. Setiap tetes keringat adalah bukti perjuangan, dan meski emas belum kita genggam, semangat juang mereka adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Meski langkah kali ini belum sempurna, sinar harapan masih menyala. Jujitsu Wonogiri diyakini mampu bangkit lebih kuat, membawa semangat pantang menyerah untuk meraih kejayaan di ajang berikutnya.( Aris / Pimred Cahyospirit )


.jpg)











