Bupati Wonogiri Setyo Sukarno: Nilai Empat Pilar Kebangsaan Harus Terus Dijaga Menuju Indonesia Emas
Giritontro , Wonogiri KMR - Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengapresiasi penyelenggaraan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan melalui pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Kecamatan Giritontro, Minggu (1/11) malam. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus melestarikan budaya tradisional.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua MPR RI, anggota DPR RI, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi empat pilar kebangsaan penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Hadir dalam kegiatan Wakil Ketua MPR RI Ir. Bambang Wuryanto, MBA atau yang akrab disapa Mas Bambang Pacul, Heri Herawan, SH (Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI), Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Tengah Casytha Arriwi Kathmandu, Forkopimda Wonogiri, anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, Forkopimcam Giritontro, serta dalang Ki Bayu Aji Pamungkas.
Bupati mengatakan, semangat kebangsaan yang diwariskan para pemuda melalui Sumpah Pemuda harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, Indonesia tengah mempersiapkan diri menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
“Dalam perjalanan menuju momentum tersebut, setiap daerah memiliki peran untuk berkontribusi melalui pengembangan potensi dan pembangunan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Kabupaten Wonogiri pun terus berupaya mewujudkan daerah yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Ia juga berharap adanya arahan, bimbingan, dan motivasi dari para wakil rakyat di tingkat pusat agar pembangunan daerah senantiasa berjalan sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui pagelaran wayang kulit dengan lakon Gathutkaca Kalajaya, Bupati berharap masyarakat tidak hanya semakin memahami nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, tetapi juga turut menjaga keberlangsungan seni budaya tradisional. Wayang kulit merupakan warisan budaya luhur yang perlu terus dikenalkan dan dilestarikan kepada generasi penerus.(Cahyospirit)





.jpg)









