Pelantikan PAC Muslimat NU se-Kabupaten Wonogiri, Bupati Dorong Penguatan Peran Sosial Keagamaan
WONOGIRI KMR — Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC Muslimat NU) Kabupaten Wonogiri melantik Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Wonogiri, Minggu (6/9/2026), di Pendopo Pemkab Wonogiri.
Pelantikan ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus konsolidasi peran Muslimat NU dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Wonogiri.
Pelantikan dihadiri Pj. Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Wonogiri, Dra. H. Siti Rukayah, M.Si., Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Wonogiri, H. Mubarok, S.K.M., M.M., Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Kemenag Wonogiri, H. Haryadi, S.Ag., M. Si, Ketua GOW Wonogiri, Sri Sundarini, S.Psi., M.M., Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kabupaten Wonogiri Hj. Yuliatun, S.Pd., M.Pd.
Doa dalam kegiatan tersebut dipimpin Drs. KH Sutrisno Yusuf, M.Si., selaku Rois Syuriyah PCNU Wonogiri.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Wonogiri, H. Mubarok, mengajak seluruh jajaran Muslimat NU untuk membangun sinergi dengan pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa. Sinergitas tersebut diperlukan untuk bersama-sama menyukseskan berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“PAC Muslimat supaya mendukung program mencegah stunting, mencegah pernikahan dini. Pernikahan dini harus dicegah karena dampaknya sangat besar, yaitu berkontribusi bagi tingginya angka stunting dan tingginya kematian ibu karena belum siapnya alat-alat reproduksi wanita. Oleh karena itu Muslimat NU harus mengedukasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” jelas Mubarok.
Menurutnya Muslimat NU memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Karena itu, keberadaan PAC hingga tingkat ranting diharapkan tidak sekadar menjadi struktur organisasi, tetapi mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillahi robbil 'alamin, pada hari ini kita dapat menyelenggarakan pelantikan PAC sejumlah 25 kecamatan. Alhamdulillah semua sudah terbentuk kepengurusannya,” ungkap Siti.
Ia menyampaikan, saat ini jumlah PAC yang dilantik 25 kecamatan dengan jumlah pengurus 719 orang. Selain itu, sudah terbentuk 116 ranting sudah ber SK yang tersebar di 14 PAC. Menjadi PR bagi pengurus baru untuk membentuk pengurus ranting ke depannya.
Menurutnya, banyak kegiatan di tingkat desa maupun RW yang sebenarnya telah berjalan, namun belum seluruhnya terorganisasi secara formal dalam struktur Muslimat NU.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan amanah Kongres ke-18 Muslimat NU di Surabaya melalui sejumlah program strategis. Di antaranya Mustika Darling (Muslimat Sadar Lingkungan), Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), dan Mustika Segar (Muslimat Cantik, Sehat, dan Bugar).
Ketiga program tersebut diharapkan dapat diterjemahkan hingga ke tingkat PAC, ranting, dan anak ranting sehingga keberadaan Muslimat NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno berharap kehadiran Muslimat NU semakin memperkuat perannya dalam menjawab amanah organisasi serta melaksanakan tugas pengabdian secara penuh tanggung jawab kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Muslimat NU hadir menjadi salah satu kekuatan sosial keagamaan yang mengemban visi dalam membangun keluarga dan tanggung jawab membangun Wonogiri khususnya,” ujar Bupati.
Setyo Sukarno menilai Muslimat NU memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pembangunan. Peran organisasi perempuan tersebut dinilai penting, terutama dalam penguatan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial di tingkat akar rumput.
Pelantikan PAC Muslimat NU se-Kabupaten Wonogiri diharapkan menjadi titik awal semakin kuatnya konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah. Dengan dukungan pemerintah dan sinergi bersama PCNU, Muslimat NU diharapkan mampu menghadirkan program-program yang nyata, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Wonogiri.(NDR /Pimpred Cahyospirit)



.jpg)










