BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Heboh! Kandang Berdekatan dengan Rumah Terbakar, Tiga Ekor Kambing Mati di Jatiroto Wonogiri

Kebakaran terjadi di wilayah Kepuh RT 02/RW 01, Desa Cangkring, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri

Jatiroto , Wonogiri KMR– Kebakaran terjadi di wilayah Kepuh RT 02/RW 01, Desa Cangkring, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Minggu malam, 13 September 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga ekor kambing mati dan menimbulkan kerugian material lainnya yang hingga kini masih dalam proses perhitungan.

Kebakaran diketahui terjadi pada malam hari. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari seorang warga bernama Mardi dan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Sebanyak enam personel pemadam kebakaran diterjunkan guna mengendalikan kobaran api serta memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Penanganan kebakaran dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung hingga proses pemadaman serta pendinginan dinyatakan selesai. Petugas tidak hanya berfokus pada api yang terlihat, tetapi juga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya bara atau sumber panas yang masih tersisa.

Enam petugas yang terlibat dalam penanganan tersebut yakni Suparno, Arie, Mulyanto, Dwiky, Aldaka, dan Kukuh. Mereka melakukan pemadaman pada area yang terdampak kebakaran, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi awal munculnya api.

Berdasarkan keterangan dalam laporan petugas, bangunan kandang yang terbakar berada berdekatan dengan rumah utama milik warga. Pemilik rumah sebelumnya membuat kandang atau bedihan kandang di sekitar rumah. Posisi bangunan yang berdekatan tersebut membuat penanganan kebakaran harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah api merembet ke bangunan lain.

Dalam proses pemadaman, petugas menyasar area di sekitar titik awal munculnya api. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan dengan tujuan menurunkan suhu material yang terbakar dan memastikan tidak terdapat bara api yang masih aktif.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di area terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh titik api telah benar-benar padam. Pemeriksaan juga penting dilakukan mengingat material yang terbakar dapat menyimpan panas dan berpotensi menimbulkan api kembali apabila tidak didinginkan secara maksimal.

Meski kebakaran berhasil ditangani, peristiwa tersebut menyebabkan tiga ekor kambing milik warga ditemukan dalam kondisi mati. Sementara itu, nilai kerugian akibat kerusakan bangunan maupun barang-barang lainnya belum dapat dipastikan dan masih dalam tahap perkiraan.

Tidak disebutkan adanya korban jiwa manusia dalam laporan penanganan kebakaran tersebut. Fokus petugas setelah api berhasil dipadamkan adalah memastikan lokasi aman serta tidak terdapat potensi munculnya kembali api yang dapat membahayakan rumah utama maupun lingkungan di sekitarnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan jarak dan keamanan bangunan tambahan, termasuk kandang ternak, yang berada di sekitar rumah. Keberadaan bangunan yang terlalu berdekatan dapat meningkatkan risiko apabila terjadi kebakaran, karena api lebih mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas apabila melihat munculnya api atau asap yang mencurigakan. Pelaporan sedini mungkin dapat membantu mempercepat proses penanganan sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat diminimalkan.

Dalam kejadian di Kepuh tersebut, petugas Damkar akhirnya berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses pendinginan. Setelah dilakukan penyisiran, area kebakaran dipastikan tidak lagi memiliki titik api yang aktif.

Laporan penanganan menyebutkan kegiatan pemadaman dan pendinginan berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Seluruh proses dilakukan oleh enam personel pemadam kebakaran yang ditugaskan ke lokasi.

Penyebab pasti kebakaran dan nilai keseluruhan kerugian dalam peristiwa tersebut belum dijelaskan secara rinci dalam laporan petugas. Adapun tiga ekor kambing yang mati menjadi salah satu dampak yang telah diketahui dari kejadian kebakaran tersebut.(Riyan /Pimred Cahyospirit)















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar