BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Semarak HUT ke-81 RI, Turnamen Voli Putri Antar-SPPG Tegalwaru Pererat Kebersamaan Relawan

Turnamen Voli Putri Antar-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Tegalwaru, yang digelar di Kampung Cibeurih RT 06/RW 03, Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, 

TEGALWARU, PURWAKARTA KMR - Semangat kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dirayakan melalui aktivitas positif yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat. Semangat itulah yang terlihat dalam Turnamen Voli Putri Antar-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Tegalwaru, yang digelar di Kampung Cibeurih RT 06/RW 03, Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (16/8/2026).

Turnamen tersebut menjadi ajang olahraga sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kekompakan para kader Posyandu serta relawan SPPG yang selama ini terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 11 SPPG se-Kecamatan Tegalwaru turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Pertandingan menggunakan sistem gugur, dengan para pemain berasal dari kader Posyandu dan relawan SPPG di wilayah Kecamatan Tegalwaru.

Sejak pertandingan dimulai, suasana kompetisi berlangsung penuh semangat. Dukungan dari para peserta dan masyarakat yang hadir turut menambah kemeriahan kegiatan. Meski membawa nama masing-masing SPPG, para peserta tetap menunjukkan sportivitas dan menjadikan turnamen tersebut sebagai ruang untuk saling mengenal serta memperkuat kebersamaan.

Ketua Panitia, Muhamad Najmudin dari SPPG Tegalsari, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Menurutnya, jauh lebih penting dari sekedar meraih juara adalah bagaimana kegiatan olahraga tersebut mampu mempertemukan para relawan dari berbagai SPPG dalam suasana yang santai, sehat, dan penuh kekeluargaan.

“Tujuan utama kegiatan ini agar relawan SPPG bisa semakin bersatu, saling mengenal, menjalin silaturahmi, sekaligus menjaga kesehatan melalui olahraga,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan. Sebab, para relawan SPPG tidak hanya membutuhkan kekompakan dalam menjalankan tugas, tetapi juga membutuhkan ruang untuk membangun komunikasi dan hubungan sosial di luar aktivitas pelayanan sehari-hari.

Bukan Sekadar Kompetisi

Turnamen voli putri tersebut juga menjadi gambaran bahwa olahraga dapat menjadi salah satu media efektif untuk membangun kebersamaan. Di tengah kesibukan para kader dan relawan dalam menjalankan aktivitas masing-masing, pertandingan olahraga memberikan kesempatan untuk bertemu, berinteraksi, dan membangun rasa kekeluargaan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Persaingan di lapangan tidak menghilangkan rasa persaudaraan, karena seluruh peserta tetap membawa semangat sportivitas dan kebersamaan.

Panitia pun memberikan apresiasi kepada para peserta melalui hadiah bagi tim terbaik. Untuk para juara disiapkan piala, sertifikat, serta uang pembinaan.

Juara pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1 juta, juara kedua Rp500 ribu, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp300 ribu.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, tetapi juga dapat memotivasi para peserta untuk terus aktif dalam kegiatan olahraga dan kegiatan sosial lainnya.

Dibuka Langsung MP Tegalwaru

Kegiatan turnamen secara resmi dibuka oleh MP Tegalwaru, Cecep Aripin, didampingi Kepala Desa Galumpit, Bayu Suryana.

Kehadiran unsur penyelenggara dan pemerintah desa tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang melibatkan para kader Posyandu dan relawan SPPG di wilayah Kecamatan Tegalwaru.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Masing-masing tim tampil dengan semangat untuk memberikan permainan terbaik. Namun di balik persaingan tersebut, nuansa kekeluargaan tetap terasa kuat.

Hal ini menjadi salah satu nilai penting dari pelaksanaan turnamen, karena kegiatan tidak berhenti pada pertandingan di lapangan, melainkan turut menciptakan ruang komunikasi antarkader dan relawan dari berbagai wilayah.

Bagian dari Semarak Kemerdekaan

Korcam SPPG Tegalwaru, Moch.Tantan Maulana, S.Kom, saat dimintai keterangannya melalui WhatsApp, menjelaskan bahwa turnamen voli putri tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga masih menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kecamatan Tegalwaru dalam menyambut dan memeriahkan momentum kemerdekaan.

“Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kecamatan Tegalwaru sekaligus bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi Volly Putri Antar-SPPG se-Kecamatan Tegalwaru,” jelasnya.

Momentum peringatan kemerdekaan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kembali semangat persatuan. Tidak hanya melalui kegiatan formal, semangat tersebut juga dapat diwujudkan melalui kegiatan olahraga, sosial, budaya, dan aktivitas kemasyarakatan lainnya.

Bagi para relawan SPPG, turnamen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan kerja sekaligus hubungan sosial. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan SPPG di tengah masyarakat.

Target Lebih Meriah Tahun Depan

Melihat antusiasme peserta dan masyarakat, panitia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun berikutnya dengan konsep yang lebih besar dan meriah.

Rencana pengembangan tersebut antara lain dengan meningkatkan hadiah serta uang pembinaan bagi para pemenang. Selain itu, panitia juga membuka peluang untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah-sekolah yang selama ini bekerja sama dengan SPPG.

“Ke depannya diharapkan bisa lebih meriah lagi, uang pembinaannya lebih besar, serta dapat berkolaborasi dengan sekolah-sekolah yang bekerja sama dengan SPPG,” ujar panitia.

Harapan tersebut menunjukkan bahwa turnamen tidak hanya dipandang sebagai kegiatan sesaat dalam rangka memperingati hari kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan diharapkan dapat berkembang menjadi agenda rutin yang mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana positif.

Jika dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, kegiatan tersebut berpotensi menjadi salah satu wadah untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di kalangan kader dan relawan.

Olahraga sebagai Perekat Kebersamaan

Pelaksanaan Turnamen Voli Putri Antar-SPPG se-Kecamatan Tegalwaru pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut membawa pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan silaturahmi.

Para relawan SPPG yang memiliki peran dalam mendukung berbagai kegiatan pelayanan gizi di masyarakat juga membutuhkan kekuatan kebersamaan agar setiap tugas dapat dijalankan secara optimal.

Melalui olahraga, komunikasi yang sebelumnya mungkin terbatas karena kesibukan masing-masing dapat terjalin lebih dekat. Saling mengenal, saling mendukung, dan membangun rasa kekeluargaan menjadi bagian penting yang lahir dari kegiatan tersebut.

Semangat kompetisi pun dapat berjalan berdampingan dengan semangat persaudaraan. Kemenangan menjadi penghargaan atas perjuangan di lapangan, sementara kebersamaan menjadi nilai yang dapat dibawa pulang oleh seluruh peserta.

Turnamen tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dapat dimaknai dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menciptakan kegiatan yang sehat, positif, produktif, serta mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.

Dengan semangat sportivitas, gotong royong dan persatuan, kegiatan olahraga seperti ini diharapkan terus berkembang di Kecamatan Tegalwaru. Bukan hanya menjadi ajang mencari prestasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas.

Pada akhirnya, semangat yang terbangun di lapangan diharapkan dapat terus terbawa dalam aktivitas sehari-hari para kader dan relawan SPPG.

Karena kemenangan terbaik bukan hanya ketika sebuah tim menjadi juara, tetapi ketika sebuah kegiatan mampu mempertemukan banyak orang, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat untuk terus bergerak bersama demi masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai saling asah, saling asih, dan saling asuh—semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang sehat, kompak, dan penuh kepedulian.( M.Sasmita ( Ragil )/edi k /pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar