BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Mahasiswa KKN UNDIP Bersama PKK Desa Wiroko Gelar Penyuluhan Pencegahan Chikungunya dan Flu Singapura

kegiatan penyuluhan kesehatan yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama pengurus dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Wiroko.

Tirtomoyo,Wonogiri KMR — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan terus dilakukan di Desa Wiroko, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama pengurus dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Wiroko.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan bersamaan dengan agenda pertemuan rutin PKK tingkat Desa Wiroko. Forum tersebut dimanfaatkan mahasiswa KKN UNDIP sebagai sarana edukasi kepada masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga serta lingkungan tempat tinggal.



Penyuluhan kesehatan tersebut mengangkat tema pencegahan penyakit chikungunya dan flu Singapura. Pemilihan tema dilakukan sebagai bentuk respons terhadap adanya temuan atau dugaan penularan penyakit yang sebelumnya dilaporkan terjadi di wilayah Dusun Taman, Desa Wiroko. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena penyebaran penyakit dapat berlangsung apabila faktor lingkungan dan perilaku hidup bersih belum mendapatkan perhatian secara optimal.

Melihat situasi tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berinisiatif menggandeng pihak PKK Desa Wiroko untuk menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya mengandalkan pemaparan dari mahasiswa, kegiatan tersebut juga menghadirkan salah satu dosen Universitas Diponegoro untuk memberikan penjelasan mengenai penyakit, cara penularan, langkah pencegahan, serta tindakan yang dapat dilakukan masyarakat apabila menemukan gejala yang perlu diwaspadai.

Kehadiran dosen dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif kepada peserta. Dengan adanya penjelasan secara langsung, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai penyakit yang sedang menjadi perhatian, tetapi juga dapat memahami langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Penyuluhan ini merupakan salah satu bentuk upaya preventif yang kami lakukan bersama PKK tingkat desa. Walaupun kegiatan dilaksanakan dalam lingkup Desa Wiroko secara keseluruhan, perhatian khusus diberikan terhadap kondisi di Dusun Taman yang sebelumnya sempat diduga mengalami penularan chikungunya dan flu Singapura,” ujar perwakilan mahasiswa KKN UNDIP.

Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Khusus untuk pencegahan chikungunya, masyarakat diajak untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk.

Pemberantasan sarang nyamuk menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat didorong untuk tidak membiarkan wadah yang dapat menampung air berada dalam kondisi terbuka atau tidak terawat. Genangan air di sekitar rumah juga perlu diperhatikan karena dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga diingatkan mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kebiasaan sederhana seperti membersihkan lingkungan secara rutin, menjaga kebersihan rumah, mengelola sampah dengan baik, serta memperhatikan kondisi tempat penampungan air dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah munculnya berbagai penyakit.

Sementara itu, edukasi mengenai flu Singapura diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit yang umumnya berkaitan dengan penularan antarmanusia. Peserta diberikan pemahaman agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga, terutama ketika terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit.

Penyampaian informasi tersebut menjadi semakin penting karena lingkungan keluarga merupakan salah satu tempat utama terjadinya interaksi sehari-hari. Anak-anak yang beraktivitas bersama, menggunakan benda yang sama, maupun melakukan kontak dekat dengan anggota keluarga lainnya perlu mendapatkan perhatian apabila menunjukkan kondisi kesehatan yang tidak seperti biasanya.

Melalui penyuluhan tersebut, para ibu PKK diharapkan mampu menjadi penggerak informasi kesehatan di lingkungan masing-masing. Peran PKK dinilai strategis karena anggotanya berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat di tingkat dusun maupun lingkungan tempat tinggal.

Informasi yang diperoleh dalam kegiatan tidak berhenti pada forum pertemuan PKK. Para peserta diharapkan dapat menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada keluarga, tetangga, maupun masyarakat di sekitar tempat tinggal. Dengan demikian, edukasi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga dan tidak hanya terbatas kepada peserta penyuluhan.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UNDIP dan PKK Desa Wiroko juga menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian sebagai bagian dari program KKN, tetapi turut berupaya melihat kebutuhan masyarakat dan memberikan kontribusi sesuai dengan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi sekaligus belajar memahami persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung. Sementara bagi PKK Desa Wiroko, kegiatan penyuluhan menjadi tambahan pengetahuan yang dapat mendukung pelaksanaan peran mereka dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Peserta mengikuti pemaparan materi dan memperoleh kesempatan untuk memahami lebih lanjut mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Diskusi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan karena memungkinkan peserta menyampaikan pertanyaan dan kondisi yang mereka temui di lingkungan masing-masing.

Mahasiswa KKN UNDIP berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu langkah awal untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat Desa Wiroko terhadap penyakit menular. Terlebih, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui kebiasaan hidup sehat dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Upaya pencegahan juga diharapkan tidak dilakukan hanya ketika muncul kasus atau dugaan penularan penyakit. Menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi potensi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa KKN UNDIP, PKK, pemerintah desa, serta masyarakat, diharapkan Desa Wiroko dapat semakin tanggap dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan. Edukasi yang diberikan melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

Kegiatan penyuluhan pencegahan chikungunya dan flu Singapura tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN UNDIP kepada masyarakat. Melalui kegiatan sederhana yang dilakukan bersama masyarakat, diharapkan terbentuk kesadaran kolektif bahwa menjaga kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Ke depan, mahasiswa KKN UNDIP berharap pesan-pesan yang telah disampaikan dalam penyuluhan dapat terus diterapkan oleh masyarakat Desa Wiroko. Dengan kewaspadaan, kebersihan lingkungan, serta komunikasi yang baik antara masyarakat dan pihak terkait, potensi penyebaran penyakit dapat diantisipasi sedini mungkin, sehingga tercipta lingkungan Desa Wiroko yang lebih sehat, bersih, dan aman bagi seluruh warga.(Yayok /Pimred Cahyospirit)


















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar