KPM 07 STAIMAS Wonogiri Dorong Pemuda Karang Taruna Desa Lebak Bijak Menggunakan Hak Pilih
WONOGIRI KMR – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 07 STAIMAS Wonogiri Kelompok 6 menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri untuk memberikan edukasi demokrasi kepada pemuda Karang Taruna Desa Lebak, Kecamatan Pracimantoro. Kegiatan bertajuk “Peran dalam Mewujudkan Pemilu Bersih” tersebut digelar di Balai Desa Lebak.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.00 WIB itu diikuti 17 peserta, termasuk tujuh anggota Karang Taruna Desa Lebak. Sosialisasi menjadi bagian dari program kerja KPM 07 STAIMAS Wonogiri Kelompok 6 untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya partisipasi dalam demokrasi serta penggunaan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Wonogiri Satya Graha, S.T., bersama Cicik Fajar Riesti, S.E., dan Fajar Setiawan memberikan pemahaman mengenai peran masyarakat dalam proses demokrasi. Mereka menegaskan bahwa pemilu bukan semata-mata urusan penyelenggara atau para calon pemimpin, melainkan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat karena setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam menentukan pilihan.
Salah satu prinsip yang ditekankan dalam sosialisasi adalah one person, one vote, one value. Prinsip tersebut menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki satu suara dan setiap suara memiliki nilai yang sama. Karena itu, peserta diajak untuk tidak menganggap satu suara sebagai sesuatu yang tidak berarti.
“Setiap suara memiliki arti dalam menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan yang akan berdampak pada kehidupan masyarakat,” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mempertimbangkan kompetensi, kemampuan, integritas, serta rekam jejak calon sebelum menentukan pilihan. Pemilih diharapkan tidak hanya memilih berdasarkan popularitas atau pengaruh sesaat, tetapi menggunakan pertimbangan yang rasional dan hati nurani.
Politik uang menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam sosialisasi. Peserta diingatkan agar tidak mudah tergiur pemberian materi dari pihak tertentu dalam proses politik. Keuntungan yang diterima sesaat dinilai tidak sebanding dengan dampak jangka panjang apabila praktik tersebut memengaruhi kebebasan masyarakat dalam menentukan pilihan.
Sesi diskusi semakin menarik ketika salah seorang anggota Karang Taruna menanyakan sikap yang seharusnya dilakukan apabila terdapat calon anggota legislatif yang memberikan uang kepada pemilih. Peserta mempertanyakan apakah uang tersebut boleh diterima, tetapi kemudian tidak memilih calon yang memberikan uang tersebut.
Menanggapi pertanyaan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa masyarakat sebaiknya menolak pemberian yang berkaitan dengan politik uang dan melaporkannya kepada pihak yang berwenang. Penjelasan tersebut memberikan gambaran praktis kepada peserta mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi dugaan praktik politik uang.
Selain politik uang, peserta juga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi politik yang beredar di media sosial. Pemuda sebagai kelompok yang aktif menggunakan media digital perlu memiliki kemampuan untuk memeriksa kebenaran informasi, membandingkan sumber, serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang muncul berdasarkan algoritma media sosial.
Literasi digital dinilai penting karena informasi yang tidak benar dapat memengaruhi persepsi dan pilihan politik masyarakat. Oleh sebab itu, pemuda didorong untuk menjadi pengguna media sosial yang kritis sekaligus bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Melalui kegiatan tersebut, KPM 07 STAIMAS Wonogiri Kelompok 6 berharap pemuda Karang Taruna Desa Lebak tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang turut menjaga kualitas demokrasi. Menggunakan hak pilih secara bijak, menolak politik uang, memeriksa informasi politik, serta memilih pemimpin berdasarkan kompetensi dan integritas menjadi pesan utama yang ditekankan dalam sosialisasi. (Al Azizah Fatimah/pimred Cahyospirit)
