BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Gerbang Berkah Tinggalkan Jejak Kebersamaan

 

 mahasiswa KPM 07 STAIMAS Wonogiri Desa Waru melalui program kerja bertajuk “Gerbang Berkah” (Gerakan Bersama Menjaga Kebersihan Rumah Ibadah).

Slogohimo,Wonogiri  KMR — Menjaga kebersihan rumah ibadah bukan hanya tentang menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap tempat yang digunakan masyarakat untuk beribadah. Semangat tersebut diwujudkan oleh mahasiswa KPM 07 STAIMAS Wonogiri Desa Waru melalui program kerja bertajuk “Gerbang Berkah” (Gerakan Bersama Menjaga Kebersihan Rumah Ibadah).

Kegiatan bersih-bersih tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Masjid Al-Munawaroh, Dusun Waru. Sejak kegiatan dimulai, para mahasiswa KPM bersama-sama membersihkan berbagai bagian masjid, mulai dari area dalam hingga lingkungan sekitar rumah ibadah.

Dengan membawa semangat gotong royong, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama menjalankan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Bagi mahasiswa, masjid bukan sekadar bangunan tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga ruang yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan kebersamaan masyarakat.

Penanggung jawab kegiatan, Idris Effendi, menyampaikan bahwa Gerbang Berkah merupakan upaya untuk menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan rumah ibadah.

 “Melalui kegiatan Gerbang Berkah ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan rumah ibadah. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi jamaah serta menjadi bentuk kepedulian dan pengabdian kami sebagai mahasiswa KPM kepada masyarakat Desa Waru,” ujar Idris.

Kehadiran mahasiswa KPM 07 STAIMAS Wonogiri mendapat sambutan hangat dari Takmir Masjid Al-Munawaroh, Bapak Widodo. Ia menyambut baik kegiatan bersih-bersih yang dilakukan para mahasiswa di masjid tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan kebahagiaan tersendiri. Bapak Widodo mengaku senang karena para mahasiswa bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk datang serta membantu membersihkan Masjid Al-Munawaroh.

Lebih dari sekadar kegiatan bersih-bersih, Bapak Widodo berharap hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa KPM dan keluarga besar Masjid Al-Munawaroh tidak berhenti ketika masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Ia berharap tali silaturahmi tetap tersambung, khususnya antara mahasiswa KPM 07 dengan dirinya dan keluarga, meskipun nantinya periode KPM di Desa Waru telah selesai.

Suasana hangat pun semakin terasa ketika kegiatan ditutup dengan makan bersama. Hidangan tersebut telah disiapkan oleh Bapak Widodo bersama keluarga sebagai bentuk sambutan dan rasa terima kasih atas kehadiran para mahasiswa.

Di tengah kebersamaan itu, kegiatan Gerbang Berkah tidak hanya meninggalkan lingkungan masjid yang lebih bersih. Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

Dari sapu dan kain pel yang digunakan untuk membersihkan masjid, tumbuh sebuah pesan sederhana: bahwa pengabdian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, kepedulian dapat hadir melalui tindakan sederhana, dilakukan bersama-sama, dan meninggalkan kesan yang jauh lebih berarti.

Melalui Gerbang Berkah, mahasiswa KPM 07 STAIMAS Wonogiri Desa Waru berharap semangat menjaga kebersihan rumah ibadah dapat terus tumbuh sebagai bagian dari budaya gotong royong dan kepedulian masyarakat.(NDR /Pimpred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar