BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Upaya Lepas Cincin Secara Mandiri Gagal, Personil Damkar Berhasil Evakuasi Jari Warga yang Membengkak

Respons cepat ditunjukkan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Poswil Baturetno,Kabupaten Wonogiri dalam membantu seorang warga

Baturetno , Wonogiri KMR– Respons cepat ditunjukkan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Poswil Baturetno,Kabupaten Wonogiri dalam membantu seorang warga yang mengalami kesulitan melepaskan cincin dari jari tangannya yang telah membengkak. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 13.10 hingga 13.50 WIB di ruang Rawat Inap Kecamatan Baturetno, Talunombo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.

Korban diketahui bernama Rohmat, warga Dusun Combongan RT 05/RW 06, Desa Combongan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Ia meminta bantuan petugas Damkar setelah upaya melepaskan cincin secara mandiri tidak membuahkan hasil.


Sebelumnya, Rohmat telah mencoba memotong cincin tersebut agar dapat dilepas dari jarinya. Namun, usaha tersebut justru memperburuk kondisi. Jari yang terjepit cincin semakin membengkak sehingga cincin tidak dapat dilepaskan dan berpotensi menimbulkan cedera yang lebih serius apabila dibiarkan terlalu lama.

Menyadari kondisinya semakin memburuk, Rohmat akhirnya melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan kepada petugas Damkar Poswil Baturetno,Kabupaten Wonogiri. Menindaklanjuti laporan itu, Regu 1 dan Regu 2 Damkar segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jari korban sebelum melaksanakan proses pelepasan cincin. Mengingat pembengkakan yang cukup signifikan, tim Damkar terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar korban mendapatkan tindakan pembiusan demi mengurangi rasa sakit dan memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman.

Setelah pembiusan dilakukan, petugas menggunakan peralatan khusus pemotong cincin untuk memotong sisa logam yang masih melingkar di jari korban. Proses pelepasan berlangsung dengan hati-hati agar tidak melukai jaringan di sekitar jari. Berkat ketelitian dan kerja sama yang baik antara petugas Damkar dan tenaga medis, cincin akhirnya berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera tambahan pada korban.


Operasi kemanusiaan tersebut selesai sekitar pukul 13.50 WIB. Kondisi jari korban berhasil terbebas dari cincin yang menjepit sehingga penanganan medis selanjutnya dapat dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Kegiatan ini melibatkan personel Damkar Wonogiri, yakni Sidik, Aris Yuliyanto, Arif, Riyan, dan Krisna. Keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran, tetapi juga memberikan layanan penyelamatan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi darurat.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melepas cincin ketika jari sudah mengalami pembengkakan. Upaya yang dilakukan tanpa peralatan dan teknik yang tepat justru dapat memperparah kondisi. Apabila cincin sulit dilepas dan jari mulai membengkak, masyarakat disarankan segera meminta bantuan kepada petugas Damkar atau tenaga medis agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan tepat.(Riyan /Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar