POPDA Panahan Kabupaten Wonogiri 2026 Diikuti 49 Atlet Pelajar, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda
Wonogiri KMR – Kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Cabang Olahraga Panahan Kabupaten Wonogiri tahun 2026 berlangsung dengan lancar dan penuh semangat ,Minggu,5 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet-atlet panahan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sebanyak 49 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tahun ini. Para atlet bertanding pada beberapa nomor yang diperlombakan, yaitu kelas Standar, Nasional, Recurve (Riceb), dan Compound (Konfon). Melalui ajang ini, para peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknik memanah, tetapi juga belajar menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan mental bertanding.
Pada kategori Sekolah Dasar (SD) tercatat sebanyak 20 peserta yang terdiri atas 12 atlet kelas Nasional, 4 atlet kelas Recurve (Riceb), dan 4 atlet kelas Compound (Konfon).
Sementara itu, pada kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) diikuti 14 peserta, dengan rincian 8 atlet kelas Nasional, 3 atlet kelas Recurve (Riceb), dan 3 atlet kelas Compound (Konfon).
Adapun pada kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) terdapat 15 peserta, yang terdiri dari 11 atlet kelas Nasional dan 4 atlet kelas Compound (Konfon).
Pelaksanaan POPDA Panahan Kabupaten Wonogiri tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Acara turut dihadiri oleh perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wonogiri, yaitu Bapak Kuncoro Bowo Kristiatmoko, A.Md., serta Ketua Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Wonogiri, Bapak Iwan Juli Praptono, A.Md.OT.
Kehadiran para pengurus olahraga tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga panahan di Kabupaten Wonogiri, khususnya dalam mencetak atlet-atlet muda yang berprestasi dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
Salah satu pengurus sekaligus pembina dari Archery Setia Hati, Jamari, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, POPDA menjadi wadah yang sangat positif untuk memberikan pengalaman bertanding kepada atlet-atlet usia pelajar.
"Saya sangat senang dengan terselenggaranya kegiatan POPDA Panahan ini. Semoga melalui kejuaraan seperti ini akan lahir bibit-bibit atlet panahan Kabupaten Wonogiri yang mampu berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka," ujar Jamari.
Dengan terselenggaranya POPDA Panahan Kabupaten Wonogiri 2026, diharapkan semangat pembinaan olahraga panahan terus berkembang. Kompetisi ini bukan hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar-atlet, pelatih, dan pengurus olahraga, sekaligus memperkuat fondasi prestasi olahraga panahan di Kabupaten Wonogiri pada masa mendatang.(Eko Tito/Pimpred Cahyospirit)





