UNISRI Dorong Transformasi Digital Pariwisata Desa Berbasis Masyarakat
Karanganyar KMR– Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Peningkatan Kapasitas UMKM Homestay melalui Pelatihan Digital Marketing di Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar (6/7).
Kegiatan ini hadir menjawab kebutuhan pelaku UMKM homestay di era wisata digital. Saat ini wisatawan lebih banyak mencari informasi dan memesan akomodasi melalui platform online. Karena itu, kemampuan mengelola media digital menjadi kunci agar desa wisata tetap kompetitif.
Dalam sambutannya, Dra. Maya Sekar Wangi menyampaikan bahwa perilaku wisatawan sudah berubah.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara wisatawan mencari informasi dan menentukan pilihan akomodasi. Pengelola homestay perlu menguasai platform digital agar mampu bersaing dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Materi yang diberikan dari Media Sosial, AI, hingga Google Maps
Pelatihan dirancang komprehensif dan berorientasi praktik:
Untuk materi Strategi Media Sosial & AI di sampaikan oleh Silvi Aris Arlinda, S.I.Kom., M.I.Kom., dengan memberikan materi pengelolaan media sosial profesional. Peserta belajar membuat akun bisnis, menyusun content calendar, dan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) ChatGPT untuk menghasilkan ide konten, caption menarik, serta konsep desain promosi yang kreatif dan efisien.
Untuk materi Optimalisasi Google Maps & Google Review oleh Drs. Siswanta, M.Si. Dengan mendampingi peserta mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps, melengkapi profil bisnis, mengunggah foto menarik, serta mengelola ulasan pelanggan. Ulasan positif dinilai penting untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan calon wisatawan.
Peserta dilatih menjaga konsistensi konten yang informatif dan menarik, sesuai karakteristik Desa Wisata Sumberbulu sebagai destinasi wisata berbasis alam dan masyarakat.
Selama pelatihan, peserta langsung praktik menggunakan smartphone masing-masing. Mereka membuat akun bisnis, menyusun kalender konten bulanan, membuat konten promosi berbantuan AI, hingga mengoptimalkan profil homestay di Google Maps.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Diskusi berlangsung aktif dengan pertanyaan seputar strategi meningkatkan jangkauan media sosial, fitur Instagram untuk promosi, cara mendapat review positif, hingga pemanfaatan AI sebagai asisten pemasaran.
Unisri berkomitmen untuk menjadikan Pariwisata Desa yang Adaptif dan Berdaya Saing, melalui pengabdian ini diharapkan UMKM homestay di Desa Wisata Sumberbulu mampu mengoptimalkan media digital sebagai sarana promosi, memperkuat citra usaha, dan meningkatkan daya tarik wisata. Dampaknya diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus kesejahteraan masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNISRI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui sinergi perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM, diharapkan transformasi digital di sektor pariwisata desa terus berkembang.
Kami berharap Desa Wisata Sumberbulu bisa menjadi contoh desa wisata yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digital, tutup tim pengabdian.(Yona /Pimred Cahyospirit)


