Penyamaan Persepsi Bersama Dinas Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, Pengelola CFD, Pelaku Usaha di CFD, Koordinator kebersihan di CFD dan STABN Raden Wijaya Tentang Pengelolaan Sampah Plastik
Wonogiri KMR - Bertempat di Laboratorium Dharma Ekologi STABN Raden Wijaya dilaksanakan diskusi penyamaan persepsi antara Dinas Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, Pengelola CFD, Pelaku Usaha di CFD, Koordinator kebersihan di CFD dan STABN Raden Wijaya Tentang Pengelolaan Sampah Plastik dengan berorientasi pada pemanfaatan.
Dr. Sulaiman, Ketua STABN Raden Wijaya Wonogiri, menyampaikan bahwa prinsip utama dari Laboratorium Dharma Ekologi adalah untuk untuk edukasi. Bagaimana mengedukasi para mahasiswa dan juga masyarakat Wonogiri tentang pentingnya memanfaatkan sampah plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat yaitu BBM.
Selain itu Laboratorium Dharma Ekologi juga sebagai wadah untuk kegiatan riset dan pelaksanaan pengabdian bagi masyarakat. Program yang telah terlaksana meliputi edukasi dan teknik pemanfaat sampah plastik yang berdampak untuk masyarakat.
Laboratorium Dharma Ekologi sangat bersemangat untuk melakukan edukasi di acara CFD yang dilaksanakan pada setiap hari minggu pagi. Harapan kami, kegiatan ini bermanfaat, bergema, dan menjadi isu Nasional.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri, Drs. Bahari, M.Si., menyampaikan beberapa poin penting yang diantaranya adalah, tentang pentingnya pengendalian permasalahan lingkungan yang salah satunya adalah limbah plastik. Sampah plastik yang tidak dikekola dengan benar dapat berdampak negatif, karena plastik sangat sulit diuraikan oleh tanah dalam jangka waktu yang cukup lama.
Sinergi antar dinas, pihak pengelola sampah dan STABN Raden Wijaya yang memiliki pusat pengelolaan sampah menjadi hal penting untuk menangani sampah Plastik di kota Wonogiri. Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri akan membantu melakukan managemen sampah plastik khususnya yang berasal dari CFD yang nantinya akan disetorkan ke Laboratorium Dharma Ekologi.
Kabid. Kebersihan kota Wonogiri Bapak Waris, memberikan analisisnya, beliau menyampaikan bahwa ide mengolah sampah plastik menjadi BBM yang telah dilakukan oleh Laboratorium Dharma Ekologi merupakan terobosan yang cukup menarik. Dukungan sepenuhnya akan dilakukan untuk terlaksananya ide kreatif ini.
Tindakan yang akan dilakukan adalah dengan menata dari hulu, artinya kegiatan evakuasi dari bank sampah dari TPS, kemudian perbaikan metode penanganan dan pelaksanaan pemilahan sampah plastik dari sampah organik.
Namun hasil evaluasi sementara bahwa sampah yang berasal dari bank sampah terdapat kendala yaitu perlunya edukasi pemilahan sampah plastik dari sampah jenis lainnya, karena selama ini semua jenis sampah bercampur menjadi satu dan belum dipilah-pilah.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan akan mendorong managemen sampah ini dengan baik dan juga ijin akan menyerahkan sampah plastik ke Laboratorium Dharma Ekologi STABN Raden WIjaya.
Perwakilan dari Dinas Perdagangan Ibu Naning, menggaris bawahi bahwa, pengolahan sampah plastik dengan mesin Pirolisis yang akan menghasilkan bahan bakar minyak merupakan terobosan yang sangat bagus, adapun dengan memanfatakan sumber sampah plastik dari sampah CFD merupakan ide yang sangat kreatif.
Kesimpulan dari kegiatan tersebut menghasilkan beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan bersama yang diantaranya adalah: Sampah yang ada nilai ekonominya silahkan dijual sendiri; Harus dipahami kita tidak mengumpulkan bahan baku, karena kita bukan produksi; Intinya beberapa jenis, yang tidak memiliki nilai jual; Perlu pertemuan edukasi jenis sampah oleh Tim Laboratorium Dharma Ekologi; Pedagang member CFD ada sebanyak 200 stand; Pedagang wajib buat tempat sampah sendiri; Penanganan sampah juga menjadi tanggun jawab pedagang; Perlu penambanhan kantong-kantong plastik; Ini adalah embrio awal, pemanfaatan sampah yang tidak bernilai jual; Solusi sementara para pedagang akan dikasih kantong sampah plastik; Kantong plastik disediakan tim paguyuban pedagang CFD; Untuk pedagang bisa dikondisikan; Yang bisa dibantu di Dinas Lingkungan Hidup khususnya teknis pengambilan sampah; Sampah organik akan dimanfaatkan oleh petani; Teknik pengambilan sampah di CFD, dan pemilahan sangat penting; Melancarkan pengambilan sampah plastik dan kemudian disetorkan ke Laboratorium Dharma Ekologi STABN Raden Wijaya; Perlu video, pamphlet edukasi tentang pemilahan sampah, atau dari pengeras suara pada saat acara CFD; Kita laksanakan kesepatan. (Niken /Cahyospirit)














