Pelatihan Digital Marketing di Kelurahan Pagutan Berlangsung Sukses, Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pemasaran Digital
Manyaran,Wonogiri KMR – Pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan di Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, berlangsung sukses dan mendapat sambutan yang sangat antusias dari para peserta. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 27–28 Juli 2026, ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital.
Sejak hari pertama pelaksanaan, peserta tampak bersemangat mengikuti setiap sesi yang disampaikan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pelaku usaha yang ingin memperluas pemasaran produk melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mengikuti praktik langsung mengenai strategi pemasaran digital.
Materi utama disampaikan oleh Cahyo Prihanto, ST, seorang praktisi yang berpengalaman di bidang jurnalistik dan digital marketing. Dalam pemaparannya, Cahyo menjelaskan berbagai strategi pemasaran digital yang efektif, mulai dari membangun identitas usaha di media sosial, membuat konten yang menarik, memahami karakter konsumen digital, hingga memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana promosi yang mampu menjangkau pasar lebih luas.
Ia juga membagikan berbagai tips dan trik agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing produknya melalui pemasaran online. Menurutnya, keberhasilan dalam digital marketing tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha dalam membangun komunikasi yang menarik dengan calon pelanggan serta konsisten menghadirkan konten yang kreatif.
Kepala Kelurahan Pagutan, Sukadi, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat selama dua hari. Ia berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam mengembangkan usaha masing-masing.
"Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi. Kami mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasarjin wayang yang telah," ujar Sukadi.
Kegiatan ini juga semakin menarik dengan kehadiran sejumlah praktisi dan pelaku usaha yang telah sukses memanfaatkan media digital sebagai sarana pengembangan bisnis. Di antaranya Dwi, pengrajin wayang yang telah memasarkan hasil karyanya melalui platform digital, Wahyu, seorang affiliate Shopee yang membagikan pengalaman mengenai strategi pemasaran berbasis afiliasi, serta Joko, pengusaha karpet ternak yang menceritakan pengalamannya mengembangkan usaha melalui promosi digital.
Kehadiran para praktisi tersebut memberikan inspirasi sekaligus motivasi kepada peserta bahwa peluang usaha di era digital terbuka selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga diajak mempraktikkan cara membuat konten promosi, menyebarkan bagi siapa saja yang mau belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga diajak mempraktikkan cara membuat konten promosi, menyusun strategi pemasaran di media sosial, hingga memahami pentingnya membangun citra merek (branding) agar produk lebih dikenal masyarakat.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kelurahan Pagutan semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Dengan pemasaran yang lebih luas dan strategi yang tepat, diharapkan produk-produk lokal mampu menjangkau pasar yang lebih besar, meningkatkan omzet penjualan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kelurahan Pagutan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM. Dengan kolaborasi antara pemerintah, praktisi, dan pelaku usaha, transformasi digital di sektor UMKM diharapkan mampu melahirkan wirausaha yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.( Ari /Cahyospirit)
.jpg)













