Kebakaran TPA Wonosari Ganggu Warga, Damkar Wonogiri Lakukan Pemadaman Selama Tiga Setengah Jam
Wonogiri KMR – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonosari, Dusun Wonosari RT 01/RW 08, Desa Sedayu, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (7/7/2026).
Kebakaran yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga di sekitar lokasi.
Sebanyak delapan personel Damkar diterjunkan untuk melakukan proses pemadaman dan penyemprotan di area TPA. Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 17.30 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran.
Penanganan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam mengatasi potensi bahaya kebakaran yang dapat mengancam lingkungan sekitar.
Kejadian bermula ketika warga melaporkan adanya kebakaran di area TPA Wonosari. Meski tidak menimbulkan kobaran api yang besar, kepulan asap yang keluar dari tumpukan sampah selama kurang lebih tiga hari dinilai sangat mengganggu warga, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas di Markas Komando (Mako) Damkar Kabupaten Wonogiri segera merespons dengan mengirimkan satu unit mobil pemadam beserta delapan personel menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan penyemprotan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah api kembali membesar.
Proses pemadaman berlangsung dengan dukungan dari personel Polsek setempat, warga sekitar, serta petugas penjaga TPA. Kerja sama yang baik dari seluruh unsur di lapangan membuat proses penanganan berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga kondisi dinyatakan tidak lagi membahayakan lingkungan sekitar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kebakaran diduga terjadi akibat proses penyalaan sendiri (self combustion) yang dipicu oleh tingginya suhu di dalam tumpukan sampah. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya gesekan dan peningkatan panas yang akhirnya memunculkan titik api sehingga menghasilkan asap selama beberapa hari.
Setelah memastikan tidak ada lagi titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan, tim Damkar kemudian melakukan pengecekan akhir sebelum kembali ke Markas Komando.
Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berhasil dilaksanakan dengan aman tanpa adanya korban jiwa. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pengelolaan area tempat pembuangan sampah agar potensi kebakaran akibat suhu panas maupun pembakaran spontan dapat diminimalkan, sehingga tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat maupun kerusakan lingkungan.
Adapun personel Damkar yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Sukatman, Ayep Doni Listria Sakti, Aprianto Purnomo Hadi, Andrie Budi Atmojo, Effendi Agus Nugroho, Arif Prasetyo, Eko Widodo, dan Ahmad Setyo Utomo.(Riyan/Pimred Cahyospirit)

