BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Dukung UMKM Sragen Go Digital, UNISRI Perkuat Peran Kampus untuk Masyarakat

 

kegiatan Pengabdian Masyarakat bersama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Sambiroto, Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen

Solo KMR– Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus penggerak melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat bersama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Sambiroto, Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen (4/7).

Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Social Media Marketing sebagai Media Promosi Kerupuk Jari” dan menjadi upaya nyata UNISRI dalam membantu UMKM lokal beradaptasi dengan perkembangan digital. 

UMKM Kerupuk Sambiroto Dorong Ekspansi Pasar Lewat Digital 

Dusun Sambiroto dikenal sebagai sentra produksi berbagai jenis kerupuk, seperti kerupuk jari, kerupuk perung, kerupuk warna-warni, hingga kerupuk kotak. Selama ini pemasaran masih dilakukan secara konvensional dan mengandalkan jaringan terbatas. 

Melalui pengabdian ini, pelaku UMKM dibekali pengetahuan dan praktik langsung tentang pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan perluasan pangsa pasar. 

Sarwanto, Ketua RT 07 Dusun Sambiroto sekaligus pelaku UMKM kerupuk jari, menyambut baik inisiatif UNISRI. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku bisnis kerupuk di dusun kami. Dengan media sosial, penjualan kerupuk jari bisa lebih luas. Sebelumnya sebagian besar masih dilakukan secara konvensional,” jelas Sarwanto. 


Media Sosial Jadi Kunci Bertahan dan Berkembang 

Materi disampaikan oleh tim pengabdian UNISRI yang dipimpin Andri Astuti Itasari. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya social media marketing dalam pengelolaan bisnis modern. 

“Peran media sosial sangat penting dalam mengelola bisnis. Dengan pemanfaatan media sosial yang tepat, penjualan bisa meningkat dan pangsa pasar menjadi lebih luas untuk kerupuk jari, kerupuk perung, kerupuk warna-warni, kerupuk kotak, dan jenis kerupuk lainnya,” tandas Andri. 

Peserta mengikuti kegiatan secara interaktif, mulai dari pemaparan materi, diskusi, hingga praktik membuat konten promosi sederhana untuk akun usaha. Semangat dan antusiasme peserta menunjukkan kebutuhan nyata UMKM terhadap pendampingan digital. 

Peran Unisri ke Masyarakat 

Pengabdian ini relevan dengan kondisi saat ini di mana media sosial telah menjadi alat penting dalam mengelola dan mengembangkan bisnis. 

Melalui kegiatan ini UNISRI menegaskan perannya tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga hadir langsung memberi solusi dan pendampingan kepada masyarakat. 

“Harapannya, UMKM di Sambiroto bisa lebih mandiri secara ekonomi, produknya dikenal lebih luas, dan menjadi contoh digitalisasi UMKM di wilayah Sragen,” ujar tim pengabdian.(Yona /Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar