Damkar Wonogiri Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Dekat SPBU Desa Suci, Situasi Berlangsung Aman dan Terkendali
Pracimantoro,Wonogiri KMR– Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Baturetno bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di sekitar area SPBU Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Jumat (10/7/2026). Berkat respons cepat petugas yang dibantu warga dan petugas SPBU, api berhasil dipadamkan sehingga tidak sempat merembet ke fasilitas umum maupun jaringan utilitas di sekitar lokasi.
Kegiatan pemadaman dilaksanakan mulai pukul 10.58 WIB hingga selesai pada pukul 12.15 WIB. Operasi tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Dalam operasi tersebut, satu unit armada Damkar (R1) diterjunkan dengan kekuatan empat personel, yaitu Budi Harjono, Binu Muzzamil, Sidik, dan Sukisno.
Berdasarkan kronologi kejadian, sekitar pukul 10.26 WIB petugas Damkar menerima laporan melalui sambungan telepon dari petugas SPBU Desa Suci. Pelapor menginformasikan adanya kebakaran lahan di dekat area SPBU yang menimbulkan kepulan asap tebal. Asap tersebut mengganggu aktivitas pengguna jalan sekaligus menimbulkan kekhawatiran karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kabel jaringan listrik serta jaringan telekomunikasi yang berpotensi terdampak apabila api terus meluas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Pos Baturetno segera bersiap dan berangkat menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan penyemprotan pada titik-titik api untuk mencegah penyebaran kebakaran ke area yang lebih luas.
Proses pemadaman berlangsung dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara petugas Damkar, warga sekitar, dan petugas SPBU. Sinergi tersebut mempercepat proses pengendalian api sehingga kobaran berhasil dipadamkan dalam kondisi aman dan terkendali.
Dari hasil pemantauan di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian merambat ke tumpukan daun-daun kering yang mudah terbakar. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang saat kejadian turut mempercepat penyebaran api sehingga kebakaran semakin meluas.
Setelah api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area kebakaran. Selanjutnya, seluruh perlengkapan dan peralatan operasi dicek kembali untuk memastikan kondisi tetap lengkap dan siap digunakan pada penanganan kejadian berikutnya. Setelah seluruh prosedur selesai dilaksanakan, tim kembali ke Pos Damkar Baturetno.
Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa kendala berarti. Keberhasilan penanganan ini menjadi bukti kesiapsiagaan personel Damkar dalam merespons setiap laporan masyarakat, sekaligus menunjukkan pentingnya peran serta warga dalam membantu proses penanggulangan kebakaran.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi vegetasi dan dedaunan kering sangat mudah terbakar. Kewaspadaan dan kepedulian bersama diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat maupun fasilitas umum.(Riyan /Pimred Cahyospirit)


