Wisuda Sarjana Strata 1 Angkatan IV STAIMAS Wonogiri, Lahirkan Alumni Siap Mengabdi untuk Bangsa
Wonogiri KMR– Suasana penuh khidmat dan kebanggaan menyelimuti Gedung Sasono Mulya, Selogiri, Wonogiri, Sabtu (27/6/2026), saat Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Strata 1 Angkatan IV Tahun Akademik 2025/2026.
Sebanyak 84 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan yang siap mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat di hadapan para tamu undangan, keluarga wisudawan, civitas akademika, serta tokoh masyarakat. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan setelah menempuh perjalanan akademik yang penuh perjuangan hingga berhasil menyandang gelar sarjana.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua STAIMAS Wonogiri, Ketua Senat STAIMAS Rosidi Mansur, M.Si, Kyai Haji Sutrisno, jajaran dosen dan karyawan STAIMAS, para orang tua wisudawan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Karya Emas Center , Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
"Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di masa depan. Kami bangga karena banyak mahasiswa yang mampu menunjukkan prestasi, baik akademik maupun nonakademik," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan meraih gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Ilmu yang dimiliki harus diwujudkan melalui sikap, karakter, dan pengabdian nyata sehingga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat yang terus menghadapi perubahan zaman.
"Saya berharap para wisudawan dapat menerapkan nilai-nilai kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat. Jadilah contoh nyata yang mampu memberikan inspirasi. Di tengah tantangan perkembangan zaman, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial untuk ikut membangun masyarakat," pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan sosok-sosok yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, kepedulian, serta semangat untuk terus berkarya.
Selain itu, Hj. Endang Maria Astuti berharap seluruh alumni tetap menjaga nama baik almamater di mana pun berada. Menurutnya, kesuksesan para alumni akan menjadi kebanggaan sekaligus cerminan kualitas pendidikan yang diberikan STAIMAS Wonogiri.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang selama ini telah mendidik, membimbing, serta mendampingi mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studinya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Harno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat kini menunggu kiprah nyata para alumni STAIMAS Wonogiri.
"Masyarakat menunggu kiprah alumni STAIMAS Wonogiri. Banyaklah berkiprah untuk mengangkat harkat dan martabat Wonogiri," katanya.
Harno juga mengucapkan selamat kepada 84 wisudawan dan wisudawati yang telah resmi menjadi sarjana. Ia berharap seluruh lulusan mampu mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan negara melalui karya nyata di tengah masyarakat.
"Saya yakin alumni STAIMAS memiliki prestasi dan kemampuan yang baik. STAIMAS merupakan satu-satunya sekolah tinggi agama Islam yang berada di Kabupaten Wonogiri. Karena itu, lulusan memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, perjalanan setelah wisuda justru menjadi tantangan sesungguhnya. Para alumni harus terus belajar, berjuang, mengabdi, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki.
"Kita harus terus berjuang, berbakti, dan mengabdi kepada masyarakat. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai sarana untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya," tambahnya.
Pihak Kementerian Agama juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan wisuda tersebut dan optimistis STAIMAS Wonogiri akan terus berkembang menjadi perguruan tinggi Islam yang semakin maju.
"Dengan semangat religius dan kekaryaan, kami yakin STAIMAS akan terus mencetak lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan mampu bersaing di berbagai bidang," ujarnya.
Prosesi wisuda berlangsung dengan suasana haru ketika para wisudawan satu per satu menerima pengukuhan sebagai sarjana. Senyum bahagia terpancar dari wajah para lulusan yang didampingi keluarga tercinta. Tepuk tangan berkali-kali menggema sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan.
Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Strata 1 Angkatan IV Tahun Akademik 2025/2026 ini menjadi bukti komitmen STAIMAS Wonogiri dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, integritas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui wisuda ini, lahirlah generasi baru sarjana Islam yang diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan, menjaga nilai-nilai keislaman, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Wonogiri, bangsa Indonesia, dan umat secara luas.(Cahyospirit)





