Pelepasan Siswa Kelas VI, Kenaikan Kelas I–V dan Pentas Seni SDN 2 Cadassari Berlangsung Meriah dan Penuh Haru
Purwakarta,Jawa Barat KMR – Suasana penuh kebahagiaan, kebanggaan, sekaligus haru menyelimuti halaman SDN 2 Cadassari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, dalam kegiatan Pelepasan Siswa Siswi Kelas VI, Kenaikan Kelas Siswa Kelas I–V, serta Pentas Seni Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan yang telah lama dinantikan oleh para siswa, orang tua, serta seluruh keluarga besar sekolah tersebut berlangsung meriah dan sarat makna.
Sejak pagi hari, ratusan peserta didik, guru, orang tua murid, serta tamu undangan tampak memadati lokasi acara. Wajah-wajah ceria dan penuh semangat terlihat dari para siswa yang telah mempersiapkan berbagai penampilan terbaik mereka.
Momentum ini menjadi salah satu agenda penting sekolah sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan para siswa selama satu tahun ajaran sekaligus menjadi momen perpisahan bagi siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kemeriahan acara semakin terasa ketika para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seni yang telah dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.
Namun di balik gelak tawa dan tepuk tangan yang menggema, terselip suasana haru yang menyelimuti para siswa kelas VI. Setelah enam tahun menimba ilmu, bermain, belajar, dan tumbuh bersama di lingkungan SDN 2 Cadassari, kini mereka harus melangkah menuju babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
Dalam sambutannya, Kepala SDN 2 Cadassari, H. Ade Solihin, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan pesan yang penuh makna kepada para siswa yang akan meninggalkan sekolah.
Ia mengingatkan agar seluruh lulusan tetap menjaga nama baik almamater di mana pun mereka melanjutkan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan seorang siswa tidak hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga dari kemampuan menjaga etika, adab, dan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anakku yang sebentar lagi akan meninggalkan SDN 2 Cadassari, jagalah nama baik sekolah ini. Jangan karena sudah berpindah sekolah atau naik ke jenjang yang lebih tinggi, kalian kehilangan arah dan melupakan etika serta adab yang selama ini diajarkan.
Pertahankan nama baik sekolah ini. Ingatlah bahwa kalian adalah tunas bangsa yang harus tumbuh menjadi generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya,” ujar H. Ade Solihin di hadapan para siswa dan orang tua.
Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan dari para hadirin. Banyak orang tua yang tampak terharu mendengar nasihat dan harapan yang disampaikan oleh kepala sekolah yang selama ini menjadi sosok pembimbing sekaligus panutan bagi seluruh warga sekolah.
Setelah prosesi pelepasan selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan pentas seni yang menampilkan bakat dan kreativitas para siswa. Beragam pertunjukan mulai dari tarian tradisional, pembacaan puisi, hingga penampilan upacara adat berhasil memukau para penonton yang hadir.
Setiap penampilan mendapat apresiasi luar biasa dari para orang tua dan tamu undangan. Sorak sorai dan tepuk tangan terus menggema sebagai bentuk dukungan terhadap para siswa yang tampil dengan penuh percaya diri di atas panggung.
Puncak kemeriahan terjadi saat hadirnya tokoh budaya Ki Lengser beserta Salaka Domas yang menjadi daya tarik tersendiri dalam acara tersebut. Kehadiran mereka langsung menghidupkan suasana.
Dengan gaya khas yang penuh humor dan kearifan lokal Sunda, Ki Lengser berhasil mengundang gelak tawa para penonton melalui pantun-pantun jenaka yang disampaikannya.
Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap penampilan, sementara para orang tua menikmati suguhan hiburan yang tidak hanya menghibur tetapi juga sarat nilai budaya. Kehadiran Ki Lengser dan Salaka Domas menjadi bukti bahwa pelestarian budaya daerah dapat terus dikenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan pendidikan yang kreatif dan menyenangkan.
Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua. Kebersamaan yang terjalin selama acara mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendukung pendidikan dan perkembangan karakter peserta didik.
Secara data, pada tahun ajaran ini SDN 2 Cadassari menerima 27 siswa baru, sementara 32 siswa kelas VI dinyatakan lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP atau sederajat. Saat ini, jumlah keseluruhan peserta didik yang menempuh pendidikan di SDN 2 Cadassari mencapai 160 siswa.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pelepasan, kenaikan kelas, dan pentas seni tersebut, keluarga besar SDN 2 Cadassari berharap seluruh siswa yang naik kelas semakin termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik, sementara para lulusan mampu melanjutkan pendidikan dengan semangat tinggi serta membawa nilai-nilai disiplin, etika, dan karakter yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di sekolah.
Acara yang berlangsung penuh warna tersebut tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran, tetapi juga menjadi kenangan indah yang akan selalu tersimpan dalam ingatan para siswa, guru, dan orang tua. Di tengah kemeriahan dan tawa yang menghiasi panggung perpisahan, tersimpan harapan besar agar generasi penerus bangsa dari SDN 2 Cadassari mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(Ragil.S/edi k/Cahyospirit)
