Kolaborasi Orang Tua dan Guru Warnai Kenaikan Kelas dan Perpisahan SDN 2 Cibogohilir
Purwakarta,Jawa Barat KMR– Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kreativitas mewarnai kegiatan Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025–2026 di SDN 2 Cibogohilir, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan kali ini mengusung konsep kolaboratif yang melibatkan secara aktif guru, siswa, serta orang tua, sehingga menghadirkan sebuah perayaan pendidikan yang lebih hidup, inspiratif, dan sarat makna.
Di bawah kepemimpinan Kepala SDN 2 Cibogohilir, Riza Ahmad Gozali, S.Pd., sekolah berupaya menghadirkan sebuah kegiatan yang tidak hanya menjadi seremoni pelepasan bagi siswa kelas VI, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan harmonis antara sekolah, keluarga, dan seluruh warga sekolah.
"Kami ingin membangun budaya sekolah yang kolaboratif. Orang tua bukan hanya hadir sebagai tamu atau penonton, melainkan menjadi mitra utama dalam mendukung proses pendidikan anak. Ketika sekolah dan keluarga berjalan beriringan, maka akan tercipta lingkungan belajar yang lebih positif dan bermakna," ujar Riza Ahmad Gozali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Bazar Kelas IV yang menampilkan beragam produk hasil kreativitas siswa bersama orang tua. Bazar tersebut tidak sekadar menjadi ajang pamer karya, tetapi juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang menanamkan nilai kreativitas, kerja sama, dan tanggung jawab kepada para peserta didik sejak dini.
Antusiasme pengunjung tampak begitu tinggi. Berbagai stan yang disiapkan dipadati siswa, wali murid, dan tamu undangan yang ingin melihat sekaligus mendukung hasil karya para siswa.
Kemeriahan acara kemudian berlanjut dengan berbagai pertunjukan seni yang dibawakan oleh siswa kelas I dan kelas V. Penampilan tari, seni gerak, hingga berbagai kreasi panggung berhasil memukau para tamu yang hadir. Riuh tepuk tangan dan sorak bangga dari para orang tua menjadi bukti apresiasi atas bakat serta potensi yang dimiliki para peserta didik.
Puncak acara menghadirkan sebuah penampilan yang paling menyita perhatian, yakni Drama Musikal yang diperankan langsung oleh orang tua siswa kelas VI. Mengusung nama GELATIK (Gemoy Lincah Alami dan Cantik), kelompok tersebut sukses menghadirkan pertunjukan yang kreatif, penuh semangat, dan menghibur.
Dengan alur cerita yang menarik, dikemas melalui perpaduan akting, musik, dan tarian, penampilan GELATIK berhasil mengundang gelak tawa, tepuk tangan meriah, bahkan rasa haru dari para hadirin. Penampilan tersebut menjadi simbol nyata bahwa keterlibatan orang tua dalam dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui dukungan di rumah, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.
Konsep kolaboratif yang dihadirkan pada tahun ini menjadi warna baru dalam penyelenggaraan acara kenaikan kelas dan perpisahan di SDN 2 Cibogohilir. Inovasi tersebut lahir dari komunikasi yang terbuka antara pihak sekolah dengan para wali murid, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dirancang secara bersama-sama.
Sosok Kepala Sekolah, Riza Ahmad Gozali, S.Pd., yang dikenal memiliki gaya kepemimpinan komunikatif, terbuka terhadap gagasan baru, dan mampu membangun kedekatan dengan para orang tua, dinilai menjadi salah satu faktor penting terciptanya sinergi tersebut. Melalui pendekatan yang humanis, sekolah berhasil menciptakan suasana kekeluargaan yang kuat, sehingga setiap pihak merasa memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyukseskan kegiatan.
Lebih dari sekadar seremoni akhir tahun ajaran, kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ketika sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik saling bersinergi, maka akan lahir lingkungan belajar yang mampu membentuk karakter, mengembangkan potensi, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi yang terus dibangun, SDN 2 Cibogohilir berharap dapat menghadirkan berbagai inovasi pendidikan yang semakin berkualitas di masa mendatang. Momentum kenaikan kelas dan perpisahan ini pun menjadi kenangan indah yang akan selalu membekas bagi para siswa, sekaligus menjadi inspirasi bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. (Ragil.S/edi k/pimred Cahyospirit)
