BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Bantuan Alsintan untuk Delapan Kelompok Tani di Klaten Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Pertanian

 

bantuan alsintan berupa tujuh unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester kepada delapan kelompok tani

Klaten KMR – Upaya pemerintah dalam mendukung kemajuan sektor pertanian kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Klaten. Bantuan tersebut berupa tujuh unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester yang diserahkan kepada delapan kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah Kabupaten Klaten.

Kepala Bidang Sarana, Prasarana, Penyuluhan dan Pengembangan Usaha Pertanian (SP3UP), Joko Prasetyo, menjelaskan bahwa bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan petani dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani.

“Pada hari ini telah diserahkan bantuan alsintan berupa tujuh unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester kepada delapan kelompok tani. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian di Kabupaten Klaten,” ujar Joko Prasetyo saat penyerahan bantuan, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan aspirasi dan dukungan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Wakil Menteri Pertanian Dr. Sudaryono yang ditujukan kepada Gapoktan di Kabupaten Klaten. Kehadiran alat pertanian modern ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani, terutama terkait keterbatasan tenaga kerja dan kebutuhan percepatan proses pengolahan lahan hingga panen.

Joko Prasetyo menambahkan bahwa mekanisasi pertanian menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian. Dengan adanya traktor roda empat, proses pengolahan lahan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Sementara itu, combine harvester akan membantu petani dalam proses panen sehingga kehilangan hasil panen dapat ditekan seminimal mungkin.

“Bantuan ini sangat membantu petani. Selain mempercepat pekerjaan di lapangan, penggunaan alsintan juga dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas pertanian,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klaten dari Fraksi Gerindra, H. Haryanto, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Kabupaten Klaten. Menurutnya, bantuan alsintan yang diberikan merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Hari ini para petani mendapatkan bantuan yang sangat bermanfaat. Bantuan dari Bapak Prabowo ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok tani penerima. Dengan penggunaan alat pertanian yang modern, kami berharap hasil pertanian dapat meningkat dan kesejahteraan petani juga semakin baik,” ujar Haryanto.

Ia juga mengingatkan agar kelompok tani penerima bantuan memiliki komitmen untuk merawat dan menggunakan alsintan tersebut secara bersama-sama sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak petani. Menurutnya, pengelolaan yang baik akan membuat umur pakai alat menjadi lebih panjang dan memberikan dampak positif bagi produktivitas pertanian di wilayah masing-masing.

Kabupaten Klaten selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian yang cukup penting di Jawa Tengah. Oleh karena itu, dukungan berupa sarana dan prasarana pertanian dinilai sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi serta meningkatkan hasil panen para petani.

Para penerima bantuan menyambut baik penyaluran alsintan tersebut. Mereka berharap keberadaan traktor roda empat dan combine harvester dapat membantu mempercepat proses budidaya tanaman, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja yang semakin terbatas, serta meningkatkan efisiensi usaha tani.

Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap sektor pertanian di Kabupaten Klaten semakin maju dan mampu menghasilkan produksi yang lebih tinggi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani diharapkan dapat terus terjalin guna mewujudkan pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan nasional.(Aulia/Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar