BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Wonogiri Masa Bakti 2026–2030

Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri masa bakti 2026–2030 

Wonogiri KMR – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, bersama Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga pencak silat sekaligus melestarikan budaya bangsa di Kabupaten Wonogiri.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri, Ketua KONI Kabupaten Wonogiri Sungkono, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rahmat Imam Santosa, S.Sos, M.P.   ketua IPSI se Soloraya serta para tokoh dan pengurus perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Wonogiri.



Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars IPSI. Setelah itu, para pengurus yang akan mengemban amanah selama periode 2026–2030 mengucapkan ikrar pengurus dan mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin secara resmi oleh Pengurus Provinsi IPSI Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum IPSI Kabupaten Wonogiri masa bakti 2026–2030, Weda Hendragiri,S.Pd.,M.M menyampaikan komitmennya untuk menyatukan Atlet -atlet seluruh perguruan pencak silat yang ada di Wonogiri dalam IPSI demi kemajuan organisasi dan peningkatan prestasi atlet daerah.

Menurutnya, saat ini terdapat 25 perguruan pencak silat yang aktif di Kabupaten Wonogiri. Keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan bersama untuk membangun prestasi olahraga pencak silat yang lebih baik di masa mendatang.

“Kita harus memiliki tujuan yang sama, yaitu mengangkat prestasi pencak silat Wonogiri. Saat ini terdapat delapan atlet yang dipersiapkan menghadapi ajang Porprov. Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga andalan Jawa Tengah, sehingga pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program kerja IPSI Wonogiri ke depan akan difokuskan pada pembinaan atlet-atlet potensial sejak usia dini agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Dengan pembinaan yang terarah, diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Wonogiri.

(Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, S.E.,M.M)

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, S.E.,M.M mengapresiasi terselenggaranya pelantikan pengurus IPSI Wonogiri dan berharap kepengurusan baru dapat menjadi motor penggerak kemajuan pencak silat di daerah.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa IPSI bukan hanya wadah olahraga prestasi, tetapi juga organisasi yang memiliki peran besar dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.

“Kita harus bersatu untuk IPSI. Kita juga memiliki tanggung jawab untuk nguri-uri budaya bangsa melalui pencak silat. Harapan kami, seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah terus meningkatkan prestasi serta melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan,” katanya.

Harry juga mengungkapkan capaian membanggakan kontingen pencak silat Jawa Tengah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), yaitu meraih tiga medali emas, satu medali perak, dan empat medali perunggu. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Jawa Tengah memiliki potensi besar di cabang olahraga pencak silat.

Lebih lanjut, ia berharap daerah-daerah di Jawa Tengah mampu melahirkan bibit-bibit atlet baru yang dapat memperkuat kontingen provinsi dalam menghadapi berbagai kejuaraan mendatang, termasuk persiapan menuju PON yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perkembangan pencak silat. Cabang olahraga ini telah menjadi salah satu olahraga unggulan Jawa Tengah. Dukungan dari IPSI daerah sangat penting untuk mencetak prestasi yang lebih tinggi lagi,” tambahnya.

                  (Bupati Wonogiri Setyo Sukarno )

Pada kesempatan yang sama, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pencak silat yang selama ini telah berkontribusi dalam membina generasi muda dan mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi olahraga.

Menurutnya, pencak silat tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur yang sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Pencak silat memiliki filosofi yang sangat mulia. Di dalamnya terdapat nilai-nilai keluhuran budi, disiplin, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda,” ujar Bupati.

Ia berharap seluruh perguruan pencak silat di Wonogiri dapat terus menjaga persatuan dan kebersamaan sehingga mampu menciptakan harmonisasi di tengah masyarakat.

“Melalui pencak silat, kita tidak hanya membangun prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan masyarakat. Mari kita bersatu untuk memajukan IPSI dan membawa Wonogiri semakin berprestasi,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, Weda Hendragiri, S.Pd., M.M. resmi dilantik sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Wonogiri masa bakti 2026–2030. Kepengurusan baru juga diperkuat oleh Bowo Riwoyo, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Harian, Heri Prayitno, S.Pd. sebagai Wakil Ketua I, Widiyantoro, S.Pd. sebagai Wakil Ketua II, Letda Inf. Wagiyo sebagai Wakil Ketua III, Riyan Pratama, S.H. sebagai Sekretaris, serta Dodik Setyawan, S.H. sebagai Bendahara.






Selain itu, berbagai bidang dan lembaga pendukung turut dikukuhkan untuk menjalankan program organisasi selama empat tahun ke depan, mulai dari Bidang Organisasi, Bidang Pembinaan Prestasi, Bidang Seni Budaya Pencak Silat dan Mental Spiritual, Bidang Hubungan Masyarakat dan Media, hingga Lembaga Pelatih serta Lembaga Wasit Juri.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru IPSI Kabupaten Wonogiri periode 2026–2030, diharapkan organisasi ini semakin solid dalam menjalankan program pembinaan atlet, meningkatkan prestasi olahraga pencak silat, serta menjaga eksistensi budaya bangsa melalui pencak silat sebagai warisan luhur Indonesia.

Acara pelantikan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, pengurus IPSI yang baru dilantik, serta para tokoh dan perwakilan perguruan pencak silat yang hadir dalam acara tersebut.(Riyan /Eko Tito/Pimred Cahyospirit)













Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar