Tragis,Truk Tabrak Pohon di Wonogiri, Satu Tewas Terjepit Kabin
Wonogiri kMR— Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi pada Senin (20/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di depan SMK Negeri 2 Bulusari, tepatnya di wilayah Bulusulur, Kabupaten Wonogiri. Sebuah truk bermuatan jeruk nipis dan daun jeruk dilaporkan menabrak pohon mangga di tepi jalan, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami syok.
Korban meninggal dunia diketahui bernama H. Sugiyono (46), warga Dusun Sumur Warak, RT 01/RW 02, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Ngunut. Ia tewas di lokasi kejadian setelah terjepit kabin truk yang ringsek akibat benturan keras. Sementara itu, seorang korban lainnya selamat namun mengalami syok dan cedera di bagian kepala.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Regu 1 yang terdiri dari delapan personel langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari Regu 3. Informasi awal mengenai kecelakaan tersebut disampaikan oleh Supriyanto, yang melaporkan adanya insiden truk menabrak pohon.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi kabin kendaraan yang mengalami kerusakan parah. Petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk memotong bagian kabin guna mengeluarkan korban yang terjepit. Meski demikian, evakuasi berhasil dilakukan dengan lancar dan aman.
Dalam penanganan kejadian ini, Damkar berkoordinasi dengan unit Laka Lantas Polres Wonogiri serta dibantu warga sekitar. Setelah proses evakuasi selesai, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.
Diduga kecelakaan terjadi akibat faktor kelelahan pengemudi atau kurangnya konsentrasi saat berkendara di waktu dini hari. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami gangguan. Namun setelah kendaraan berhasil dievakuasi dan dipinggirkan, situasi kembali normal.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan.(Riyan /Pimpred Cahyospirit)












