SAKA BHAYANGKARA KUNJUNGI POSWIL DAMKAR BATURETNO, TINGKATKAN WAWASAN KEBAKARAN SEJAK DINI
Baturetno, Wonogiri KMR— Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan generasi muda terhadap bahaya kebakaran, sebanyak 70 anggota Saka Bhayangkara Polsek Baturetno melaksanakan kunjungan edukatif ke Pos Wilayah Pemadam Kebakaran (Poswil Damkar) Baturetno, Minggu (19/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang bertujuan memperluas wawasan anggota Saka Bhayangkara, khususnya terkait pencegahan, penanganan, hingga proses penyelamatan dalam situasi kebakaran. Dengan semangat kebersamaan, rombongan berangkat dari Polsek Baturetno menuju Poswil Damkar yang berlokasi di kompleks eks Kawedanan Baturetno.
Sesampainya di lokasi, para peserta disambut hangat oleh petugas Damkar yang langsung memberikan pemaparan mengenai tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran. Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar pemadaman, pengenalan peralatan modern maupun tradisional, serta langkah-langkah penyelamatan korban dalam kondisi darurat.
Pamong Saka Bhayangkara, AIPTU Herlan, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukasi yang sangat penting bagi para anggota. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan teori semata.
“Kegiatan seperti ini sangat menginspirasi dan membuka wawasan anak-anak. Mereka bisa memahami secara nyata betapa besar risiko kebakaran dan dampak kerugian yang ditimbulkan, baik dari segi materi maupun keselamatan jiwa,” ujarnya.
Sementara itu, panitia kegiatan, Rahma Nur Suci, mengungkapkan rasa antusias dan apresiasinya atas sambutan dari pihak Damkar. Ia menuturkan bahwa para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung yang sangat berkesan.
“Kami disambut dengan sangat baik oleh petugas Damkar. Kami diberi kesempatan untuk melihat langsung peralatan, mencoba teknik pemadaman, bahkan mempraktikkan penggunaan alat sederhana untuk mengatasi kebakaran,” jelasnya.
Salah satu momen yang paling menarik dalam kunjungan tersebut adalah simulasi pemadaman api menggunakan alat tradisional. Para anggota tampak antusias mengikuti setiap arahan, sekaligus menyadari bahwa penanganan kebakaran tidak selalu membutuhkan peralatan canggih, tetapi juga keterampilan dan ketenangan dalam bertindak.
(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa, UMKM dan Karyawan/Umum)Kegiatan ini ditutup dengan sesi praktik penyemprotan air menggunakan selang pemadam kebakaran yang menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar peserta. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, Saka Bhayangkara menyerahkan cinderamata kepada pihak Poswil Damkar Baturetno.
Adapun petugas yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Adi Warsito, Ardhika Pratama Pangestu, Edhi Dwi Wibowo, dan Riyan Pratama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing, serta mampu menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh kepada masyarakat. Edukasi sejak dini tentang bahaya kebakaran dinilai sangat penting untuk membangun budaya tanggap bencana yang lebih kuat di tengah masyarakat.(Riyan/Pimred Cahyospirit)

















