Halalbihalal PPDI Kecamatan Karangdowo Perkuat Solidaritas dan Perjuangan Nasib Perangkat Desa
Klaten KMR — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan halalbihalal anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tingkat kecamatan yang diselenggarakan di Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, pada Kamis (16/4/2026).
Acara tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Karangjoho dan dihadiri oleh ratusan perangkat desa dari berbagai wilayah di Kecamatan Karangdowo.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para perangkat desa untuk saling bersilaturahmi setelah merayakan Hari Raya Idulfitri, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di antara anggota PPDI.
Selain itu, acara ini juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi serta merumuskan langkah ke depan terkait perjuangan status dan kesejahteraan perangkat desa.
Ketua panitia penyelenggara yang juga menjabat sebagai Ketua Nayaka Kabupaten Klaten, Subono, BA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal ini merupakan agenda rutin tahunan PPDI Kecamatan Karangdowo. Ia menegaskan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga memiliki makna sosial yang mendalam.
“Halalbihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas.
Pada kesempatan ini, kami juga memberikan tali asih secara internal kepada anggota PPDI, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas, serta santunan bagi keluarga anggota yang telah meninggal dunia,” ujar Subono.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pula pemberian tali asih dengan nominal yang telah disepakati. Untuk anggota yang telah meninggal dunia diberikan santunan sebesar Rp10 juta, sementara bagi anggota yang memasuki masa purna tugas diberikan sebesar Rp7,5 juta. Hal ini menjadi bentuk kepedulian dan penghargaan organisasi terhadap jasa para perangkat desa.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Karangdowo, Ketua PPDI, serta penasehat PPDI, Muh Hatta, yang memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh anggota. Dalam sambutannya, para tokoh yang hadir menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan di antara perangkat desa.
Dengan jumlah anggota mencapai 151 orang di Kecamatan Karangdowo, PPDI diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan yang solid dalam memperjuangkan kejelasan status dan peningkatan kesejahteraan perangkat desa. Isu mengenai status kepegawaian dan masa depan perangkat desa menjadi salah satu poin utama yang disoroti dalam kegiatan tersebut.
“PPDI adalah pejuang nasib kita bersama. Oleh karena itu, kita wajib terus berjuang agar status dan kesejahteraan perangkat desa semakin jelas dan lebih baik ke depannya,” tegas salah satu perwakilan dalam forum tersebut.
Selain itu, dalam forum halalbihalal juga disampaikan berbagai program kerja ke depan yang bertujuan untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan kapasitas anggota. Program-program tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan yang dihadapi perangkat desa di era saat ini.
Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan, diakhiri dengan doa bersama serta ramah tamah antar anggota. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus terjaga, sehingga PPDI Kecamatan Karangdowo semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi anggotanya.
Dengan mengusung nilai kebersamaan dan kepedulian, halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga simbol kekuatan kolektif perangkat desa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.(Aulia/Pimred Cahyospirit)
.jpg)
