KANJENG SULTAN JOYONAGORO II GELAR TUMPENG DI PENGAJIAN SYAWALAN MASJID AGUNG SUROJIWAN YAYASAN KASULTANAN KRATON PAJANG
Sukoharjo MR- Masjid Agung Surojiwan yang berada di kawasan halaman Yayasan kasultanan Kraton Pajang di desa Sonojiwan, Kalurahan Makamhaji Kecamatan Kartasura, Kabupaten sukoharjo Rabu 8 April 2026 pukul 20.00 WIB dipenuhi umat Islam dari warga dan Jamaah masjid sekitarnya. Alunan musik Hadrah dari Hadrah Miftahul Janah berkumandang mengiringi pengunjung yang hadir dalam kegiatan hari itu berupa Pengajian Syawalan 1447 H.
Karena masih terkait bulan Syawal maka sebagai bentuk bersyukur Yayasan Kasultanan Kraton Pajang tidak meninggalkan suasana ala budaya Jawa seperti adanya nasi tumpeng komplit dan sejumlah pisang yang diletakkan didepan pengunjung selain itu sejumlah pengunjung yang hadir tampil memakai pakaian hitam dengan memakai blangkon . Ternyata dari jamaah yang berblangkon adalah para kerabat yang mengiringi hadirnya penerus kegiatan Kraton yang bergelar Kanjeng Sultan Joyonagoro II putra almarhum Bapak suradi
Pengajian yang mengundang ceramah dari Juwiring Klaten Ustadz Imam Mustadji atau Gus Mus cukup menyegarkan suasana khususnya dari banyaknya ibu-ibu yang hadir.
Termasuk yang menarik perhatian pengunjung adalah hadirnya penerus Yayasan Kasultanan kegiatan Kraton Pajang Kanjeng Sultan Joyonagoro II karena banyak masyarakat yang belum mengenal atau sudah sekian lama tidak muncul ditengah-tengah masyarakat.
Hadir juga Kepala Desa Makamhaji Agus purwanto,SE yang saat itu bisa duduk bersanding dengan Kanjeng Sultan.
Dalam sambutannya Kanjeng Sultan Joyonagoro II menyampaikan Karaton Pajang adalah bagian kerajaan Islam maka kegiatan keagamaan Islam akan terus diperjuangkan di Yayasan Kasultanan Kraton Pajang namun tampilan budaya Jawa tetap menjadi kemasan dalam kegiatan keagamaan nantinya.
Mengakhiri kegiatan Ustadz Mustadji menutup doa dan dilanjutkan ramah tamah dengan Kanjeng Sultan di Kedhaton yang tidak jauh dari Masjid Surojiwan.(Taufiq/Pimred Cahyospirit)
.jpg)


