Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Digelar di Baturetno, Wakil Ketua MPR RI Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
WONOGIRI MR– Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Wuryanto, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Wonogiri dalam rangka sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat dan penyelenggara pemilu tingkat kecamatan dan desa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) di Gedung Pertemuan Sastro Hartono, Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno.
Sosialisasi yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu dihadiri sekitar 350 peserta yang terdiri dari unsur Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah dari Kecamatan Baturetno dan Kecamatan Giriwoyo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPD RI Casytha Arriwi Kathmandu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Wonogiri Sriyono, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Mulyadi, serta tokoh masyarakat Wonogiri yang juga mantan Bupati Wonogiri Joko Sutopo. Hadir pula para camat, perangkat desa, serta penyelenggara pemilu dari dua kecamatan tersebut.
Ketua DPRD Wonogiri Sriyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan berbagai unsur yang selama ini memiliki peran berbeda dalam sistem demokrasi. Ia menilai penyelenggara pemilu, partai politik, dan lembaga pengawas memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, sistem demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Oleh karena itu, setiap unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu harus mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas.
“Demokrasi akan berjalan baik apabila panitia penyelenggara, peserta pemilu, serta lembaga pengawas dapat menjalankan perannya dengan jujur dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengapresiasi seluruh penyelenggara pemilu yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Wonogiri dapat berlangsung aman dan sukses. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga penyelenggara pemilu di tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Setyo Sukarno juga menyampaikan sejumlah program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah, di antaranya program pembangunan 1.000 sumur pantek guna meningkatkan produktivitas pertanian serta rencana perbaikan dan pelebaran sejumlah ruas jalan di wilayah Baturetno dan Giriwoyo.
“Kami terus melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis sebelumnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Wonogiri,” katanya.
Anggota DPD RI Casytha Arriwi Kathmandu menyampaikan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan salah satu tugas konstitusional anggota MPR RI untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar negara.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.
Tokoh masyarakat Wonogiri Joko Sutopo dalam kesempatan itu juga menegaskan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyebut Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan yang menjaga keberagaman masyarakat Indonesia tetap bersatu.
“Demokrasi yang kita jalankan setiap lima tahun melalui pemilu adalah salah satu wujud implementasi nilai-nilai kebangsaan tersebut,” ungkapnya.
Materi utama mengenai Empat Pilar Kebangsaan disampaikan oleh staf khusus Wakil Ketua MPR RI, Al Amin Nasution. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat tentang pentingnya menjaga toleransi, persatuan, serta semangat gotong royong di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.
Ia juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi bangsa, seperti potensi konflik berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), fanatisme daerah yang berlebihan, serta kurangnya keteladanan dari sebagian pemimpin.
“Kita harus terus menjaga semangat kebersamaan karena Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari ribuan pulau, suku, serta berbagai latar belakang budaya,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan sejumlah peserta. Panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan terkait materi Empat Pilar Kebangsaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polsek Baturetno serta unsur intelijen dari Kodim 0728 Wonogiri yang dipimpin Kapolsek Baturetno AKP Surono.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan semakin kuat sehingga mampu menjaga persatuan serta memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Riyan /Pimred Cahyospirit)
