BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Pengajian Kuliah Subuh Tekankan Pentingnya Menjaga Hati dan Perbanyak Amalan untuk Meraih Lailatul Qadar

Kang Yaqin mengajak jamaah untuk memperbanyak doa dan amalan pada Bulan Ramadan, khususnya setelah melaksanakan salat witir. Ia mengingatkan pentingnya membaca doa “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”, yang merupakan doa memohon ampunan kepada Allah Swt.

Wonogiri MR– Jamaah Masjid Masjid Ali Sammah Al Harbi yang berada di kawasan Perumahan Megatama Indah mengikuti kegiatan Pengajian Kuliah Subuh pada Jumat (14/3/2026), di Pokoh Kidul. Kegiatan yang dilaksanakan setelah salat Subuh selama Ramadan itu menghadirkan Ustaz Muhammad ‘Ainul Yaqin sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, Kang Yaqin mengajak jamaah untuk memperbanyak doa dan amalan pada Bulan Ramadan, khususnya setelah melaksanakan salat witir. Ia mengingatkan pentingnya membaca doa “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”, yang merupakan doa memohon ampunan kepada Allah Swt.

Menurutnya, salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia adalah ketika aib atau kekurangan seseorang ditutupi oleh-Nya. Oleh karena itu, manusia hendaknya senantiasa bersyukur dan tidak mudah merendahkan atau mengolok-olok orang lain.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan diri untuk meraih malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah, zikir, serta amal kebajikan. Malam yang lebih baik dari seribu bulan itu, menurutnya, hanya dapat diraih oleh orang-orang yang bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas ibadahnya di bulan Ramadan.

Kang Yaqin juga mengingatkan jamaah tentang keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Ia menyampaikan pesan agar manusia bekerja dan berusaha dalam urusan dunia dengan sungguh-sungguh, seolah-olah akan hidup selamanya. Namun dalam urusan ibadah, seseorang harus beribadah dengan penuh kesungguhan seolah-olah esok hari akan meninggal dunia.

Mengutip pelajaran dalam kitab Al-Hikam, ia menjelaskan bahwa seseorang yang terlalu sibuk mengejar dunia hingga melupakan ibadah merupakan tanda bahwa hatinya mulai lalai. Ketika seseorang rela menghabiskan tenaga dan waktunya untuk urusan dunia, tetapi memberikan porsi yang sangat sedikit untuk ibadah, maka hal tersebut menjadi peringatan agar segera memperbaiki diri.

Melalui pengajian kuliah subuh ini, jamaah diharapkan dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk memperbanyak amal ibadah dan memperbaiki kualitas kehidupan spiritual.

Kegiatan pengajian rutin ini juga menjadi sarana pembinaan keagamaan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Masjid Ali Sammah Al Harbi.(NDR /Pimpred Cahyospirit)




























Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar