BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Segera Dibangun, Madrasah Diniyah Taklimiyah “Nurussibyan” di Baturetno Wonogiri Sediakan Sarana Pendidikan Keagamaan

Yayasan Nurussibyan Baturetno beralamatkan sekretariat di Dusun Jendi, Desa Gambiranom, Kecamatan Baturetno, Wonogiri .

Baturetno, Wonogiri MR— Upaya penguatan pendidikan keagamaan di wilayah Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, segera terwujud dengan direncanakannya pendirian Madrasah Diniyah Taklimiyah (MDT) “Nurussibyan”. Lembaga pendidikan keagamaan ini digagas oleh Yayasan Nurussibyan Baturetno, sebuah yayasan yang dibentuk melalui musyawarah bersama oleh sekelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Islam bagi generasi muda.

Yayasan Nurussibyan Baturetno beralamatkan sekretariat di Dusun Jendi, Desa Gambiranom, Kecamatan Baturetno, Wonogiri .




Pembentukan yayasan ini dilandasi oleh semangat kebersamaan dan keinginan masyarakat untuk menyediakan sarana pendidikan keagamaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan mudah diakses oleh anak-anak serta remaja di wilayah Baturetno dan sekitarnya.

Pendiri Yayasan Nurussibyan, Hery Haryoko, menjelaskan bahwa pendirian Madrasah Diniyah Taklimiyah “Nurussibyan” dimaksudkan sebagai wadah pendidikan Islam yang menanamkan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh. Menurutnya, madrasah ini tidak hanya berfokus pada pengajaran dasar-dasar agama, tetapi juga pembentukan akhlak, karakter, dan kepribadian peserta didik agar selaras dengan ajaran Islam.

“Madrasah Diniyah Taklimiyah Nurussibyan kami rancang sebagai lembaga pendidikan yang menerapkan sistem klasikal dengan jenjang pendidikan yang disesuaikan dengan ketentuan pemerintah, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan,” ungkap Hery Haryoko. Dengan sistem tersebut, proses pembelajaran diharapkan berjalan lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan.

Rencananya, Madrasah Diniyah Taklimiyah “Nurussibyan” akan dibangun di atas tanah hibah dari keluarga besar almarhum Mbah Surip. Lokasi tanah hibah tersebut berada di Dusun Jendi RT 2 RW 5, Desa Gambiranom, Kecamatan Baturetno. Dukungan berupa hibah tanah ini menjadi salah satu wujud nyata partisipasi masyarakat dalam mewujudkan berdirinya lembaga pendidikan keagamaan tersebut.

Dari sisi pendanaan, pembangunan madrasah ini dilakukan secara swadaya, mengandalkan partisipasi masyarakat, kelompok, serta para donatur yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Islam. Semangat gotong royong pun sudah terlihat sejak tahap awal. Sejak satu minggu terakhir, warga setempat mulai bergotong royong melakukan penggarapan lahan, dimulai dengan pemerataan tanah sebagai persiapan pembangunan gedung madrasah.

Ketua Yayasan Nurussibyan Baturetno, Mulyono, menyampaikan bahwa secara kelembagaan yayasan yang dipimpinnya telah memiliki dasar hukum yang kuat. Ia menjelaskan bahwa Yayasan Nurussibyan Baturetno telah mendapatkan pengesahan resmi dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, yayasan yang kami dirikan telah mendapatkan pengesahan dengan Nomor UHU–0012960.AH.01.04.Tahun 2025. Dengan adanya legalitas ini, setiap kegiatan organisasi yang kami laksanakan, baik di bidang keagamaan, operasional, sosial, maupun kemanusiaan, sudah memiliki landasan hukum yang sah dan jelas,” ujar Mulyono.

( Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum )

Keberadaan Madrasah Diniyah Taklimiyah “Nurussibyan” diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Sasaran peserta didik madrasah ini adalah anak-anak dan remaja berusia antara 7 hingga 18 tahun yang berasal dari wilayah Kecamatan Baturetno dan daerah sekitarnya. Dengan rentang usia tersebut, madrasah ini diharapkan dapat menjadi pelengkap pendidikan formal sekaligus sarana pembinaan keagamaan sejak dini hingga usia remaja.

Masyarakat setempat menyambut baik rencana pendirian madrasah ini. Banyak pihak berharap kehadiran Madrasah Diniyah Taklimiyah “Nurussibyan” dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam keimanan dan akhlakul karimah. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan yang menjadi dasar pendirian madrasah ini diharapkan terus terjaga hingga proses pembangunan dan operasionalnya berjalan secara optimal.

Dengan dukungan masyarakat, legalitas yang jelas, serta niat luhur para pendirinya, Madrasah Diniyah Taklimiyah “Nurussibyan” diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan pendidikan keagamaan Islam di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.(Riyan / Pimred Cahyospirit )













Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar