BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Puncak Acara Sadranan Desa Karangtalun Ditutup Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk

kegiatan Sadranan atau tradisi Ruwahan Desa Karangtalun, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, mencapai puncaknya dengan digelarnya pagelaran wayang kulit semalam suntuk

Klaten MR— Rangkaian kegiatan Sadranan atau tradisi Ruwahan Desa Karangtalun, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, mencapai puncaknya dengan digelarnya pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman Kantor Balai Desa Karangtalun, Sabtu malam. Pagelaran tersebut menghadirkan dalang kondang Ki Surono Purbo Carito dengan lakon “Semar Mbangun Kayangan”, yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Acara puncak ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Sadranan tahun 2026 yang telah dilaksanakan secara bertahap dan penuh khidmat. Sejak sore hari, warga tampak memadati area balai desa untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit, yang tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai filosofi, budaya, dan spiritualitas Jawa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Karangtalun beserta seluruh jajaran perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT dan RW, perwakilan dari Kecamatan Karangdowo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat Desa Karangtalun. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan tradisi leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Sadranan Desa Karangtalun, Bayu Jati Raharjo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Ruwahan tahun ini. Ia membuka sambutan dengan menyampaikan salam sejahtera serta penghormatan kepada PLT Camat Karangdowo beserta jajarannya, Kepala Desa Karangtalun dan perangkatnya, Babinsa, tokoh masyarakat, seluruh tamu undangan, serta panitia kirab budaya Ruwahan Desa Karangtalun tahun 2026.

Bayu menegaskan bahwa tradisi Ruwahan atau Sadranan bukan sekadar ritual mendoakan arwah para leluhur yang telah mendahului, melainkan juga menjadi sarana untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menyatukan tekad, mempererat tali persaudaraan, serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan warga Desa Karangtalun agar senantiasa hidup rukun dan harmonis.

“Kegiatan kirab budaya dan rangkaian Sadranan ini kita laksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus sebagai upaya melestarikan nilai-nilai luhur budaya Jawa. Dengan semangat bersatu, guyub rukun, dan gotong royong, kita ingin Desa Karangtalun tetap menjadi desa yang aman, tenteram, dan sejahtera,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa rangkaian kegiatan Sadranan yang telah dilaksanakan meliputi berbagai kegiatan bernuansa budaya dan spiritual, antara lain ngaji budaya Jawa, pagelaran karawitan dan macapat, kenduri sedekah bumi, permohonan serta doa bersama, hingga lampetan massal. Seluruh kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Desa Karangtalun memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian warisan budaya leluhur.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon “Semar Mbangun Kayangan” dipilih karena sarat pesan moral tentang kepemimpinan, kebijaksanaan, dan keadilan. Melalui tokoh Semar, dalang Ki Surono Purbo Carito menyampaikan ajaran agar manusia senantiasa menjunjung kejujuran, rendah hati, serta mengutamakan kepentingan bersama demi terciptanya kehidupan yang seimbang dan harmonis.

Dengan berakhirnya pagelaran wayang kulit semalam suntuk tersebut, seluruh rangkaian acara Sadranan Desa Karangtalun tahun 2026 resmi ditutup. Masyarakat berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi penguat jati diri desa, sekaligus memperkokoh nilai kebersamaan dalam mewujudkan Desa Karangtalun yang gemah ripah loh jinawi, guyub rukun, dan sejahtera.(Aulia/Pimpred Cahyospirit )















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar