BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Ngeri ! Puting Beliung Terjang Ngadirojo Wonogiri, Rumah Warga dan Sekolah Rusak

Bencana angin puting beliung mengamuk di wilayah Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri

Wonogiri MR– Bencana angin puting beliung mengamuk di wilayah Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan di sejumlah lokasi, mulai dari rumah warga hingga bangunan sekolah, serta menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat.



Angin kencang yang datang secara tiba-tiba disertai hujan deras membuat warga panik. Di beberapa desa, terutama Desa Pondok dan Desa Gedong, puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi. Atap rumah banyak yang terangkat, genting beterbangan, dan beberapa bangunan mengalami kerusakan pada bagian dinding serta teras rumah.

Tidak hanya permukiman warga, dampak puting beliung juga dirasakan di sektor pendidikan. Sejumlah sekolah dasar di wilayah Kecamatan Ngadirojo mengalami kerontokan genting. Akibatnya, beberapa ruang kelas tidak dapat digunakan untuk sementara waktu karena kondisi bangunan yang dinilai membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Situasi semakin diperparah dengan adanya tiang listrik yang ambruk . Tiang tersebut roboh dan menutupi sebagian ruas jalan desa, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas warga. Petugas bersama masyarakat setempat langsung melakukan upaya evakuasi dan pembersihan agar akses jalan dapat kembali dilalui.

Salah satu warga Desa Gedong, Tukijo, menuturkan bahwa hujan lebat disertai angin kencang berlangsung cukup lama. Menurutnya, angin berputar sangat kuat dan terdengar suara gemuruh sebelum akhirnya merusak rumah-rumah di sekitarnya. “Anginnya kencang sekali, hujan juga deras. Banyak genting beterbangan, warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang,” ujarnya.

( Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum)

Pasca kejadian, warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan memperbaiki kerusakan ringan secara swadaya. Aparat desa setempat juga telah melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas umum yang terdampak untuk dilaporkan kepada pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar. Warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.( Yayok / Pimred Cahyospirit)














Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar