Pengukuhan dan Pembinaan Pengurus Cabang IBI dan Bidan Delima, serta pengurus ranting IBI Kabupaten Wonogiri
Wonogiri MR - Berdasarkan surat keputusan pengurus daerah ikatan bidan indonesia ( IBI ) provinsi jawa tengah, nomor: 024 / SKEP-MUSCAB / PD IBI JATENG / IX / 2025 tentang susunan pengurus cabang ikatan bidan indonesia kabupaten wonogiri masa bakti 2023 - 2028. Hari ini Jum'at, Tgl 19 Desember 2025, di Pendopo Kabupaten Wonogiri dilaksanakan pengukuhan dan pembinaan pengurus cabang IBI dan pengurus Bidan Delima serta pengurus ranting IBI kabupaten Wonogiri.
Bupati Wonogiri turut menghadiri dan memberikan sambutan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Kabupaten Wonogiri.
Bidan Delima adalah program standarisasi dan merek dagang dari IBI yang diberikan kepada Bidan Praktik Mandiri (BPM) yang telah memenuhi standar kualitas pelayanan kebidanan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi (KR).
Dalam acara ini, Bupati Wonogiri dan Wakil Ketua 1 Pengda IBI Jateng memberikan arahan, serta Sekda IBI Jateng memberikan pembinaan kepada pengurus cabang IBI dan Bidan Delima Kabupaten Wonogiri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan dan menjadi contoh bagi masyarakat.
Dalam sambutannya ketua IBI cabang wonogiri Sri Haryanti, A.Md. Keb. Berharap, IBI wonogiri mempunyai tujuan memperkuat peran dan fungsi ibu dalam membangun kesehatan untuk semua, sesuai program unggulan bupati wonogiri. wujud advokasi ibu bersama pemerintah daerah kab. Wonogiri.
Bidan adalah garda terdepan dalam pelayanan ibu dan anak, Bidan memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan anak.
Wakil ketua 1 pengda IBI jateng Doktor Tri Susilo Wati. skm mkes, dalam sambutanya bahwa pengukuhan merupakan momentum yang strategis untuk memperkuat komitmen integritas serta tanggung jawab organisasi. Amanah yang di emban merupakan kepercayaan organisasi yang harus di jalankan, dengan penuh dedikasi, pofesionalisme dan loyalitas terhadap visi dan misi terhadap IBI.
IBI memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kebidanan, memperkuat kompetensi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan kesehatan ibu dan anak.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam sambutannya berharap agar Bidan terus meningkatkan kedisplinan kerja, kompetensi, keterampilan sesuai dengan perkembangan dan kemajuan tehnologi kesehatan guna pelayanan kebidanan yang baik, baik secara offline maupun online.
Mampu melakukan inovasi pelayanan kesehatan yang bermanfaan , nyata bagi masyarakat. Menekan angka stantting di kab. Wonogiri, 1000 hari pertama kelahiran menjadi tumpuan utama untuk ibu dan anak. Pemda wonogiri mempermudah, mempercepat proses perijinan bidan di wonogiri.
Profesor doktor Runjati. Bdn.M.Mid selaku sekretaris penda IBI Jateng memberikan pembinaan tentang pemahaman secara komprehensif mengenai tata kelola organisasi, arah kebijakan IBI, program kerja yang selaras dengan daerah maupun pusat.
Pengukuhan dan pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Kabupaten Wonogiri dan menurunkan angka kematian ibu dan anak.
Santi Vimala Kirti. S.Tr.Keb. selaku humas dan advokasi dalam sesi wawancara menjelaskan bahwa bidan mempunya peran yang strategis dalam menekan angka kematian ibu dan anak, menekan angka stanting, 1000 hari pertama kehidupan, memaksimalkan pelayanan, mendorong gerakan pendampingan gizi.( Eko Tito / Pimpred Cahyospirit )














