BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Ular Sanca Masuk Kandang Ayam, Relawan Exalos Lakukan Evakuasi di Batuwarno, Wonogiri

Seekor ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) sepanjang kurang lebih 2,5 meter ditemukan masuk ke kandang ayam milik warga setempat, Pak Iwan

Batuwarno,Wonogiri MR — Warga Dusun Ronggojati, Desa Mangunharjo, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, digemparkan oleh kejadian tak biasa pada Senin dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Seekor ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) sepanjang kurang lebih 2,5 meter ditemukan masuk ke kandang ayam milik warga setempat, Pak Iwan,(3/11).

Peristiwa bermula ketika Pak Iwan terbangun karena mendengar suara gaduh dari arah kandang ayam di samping rumahnya. Khawatir terjadi sesuatu, ia segera mengecek ke lokasi.

 Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seekor ular besar tengah melilit di sudut kandang, tampak hendak memangsa ayam peliharaannya.



Tak ingin mengambil risiko, Pak Iwan segera menghubungi Yuyun Rohmadi, seorang relawan KRI (Komunitas Relawan Independen) sekaligus rescuer dari Exalos Regional Wonogiri. Beruntung, rumah Yuyun berjarak hanya sekitar lima menit dari lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, Yuyun segera bergegas menuju rumah Pak Iwan dengan perlengkapan evakuasi ular. Setibanya di lokasi, Yuyun melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk memastikan posisi dan kondisi satwa liar tersebut. Setelah beberapa saat, proses evakuasi pun dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai ular maupun membahayakan petugas.

“Ular ini termasuk jenis sanca kembang, salah satu spesies python terbesar di Asia Tenggara. Panjangnya sekitar dua setengah meter dan dalam kondisi sehat. Kemungkinan besar ular ini masuk ke kandang karena tertarik dengan aroma ayam,” jelas Yuyun kepada wartawan.

Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut diamankan untuk sementara sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga. Baik relawan maupun hewan tersebut dinyatakan selamat tanpa luka.

Usai penanganan, tim relawan juga memberikan edukasi kepada Pak Iwan dan keluarganya tentang cara mencegah hewan liar seperti ular masuk ke lingkungan rumah. Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghindari penumpukan barang di sekitar kandang, serta segera melapor kepada petugas jika menemukan ular di permukiman.

Yuyun menambahkan bahwa kegiatan snake rescue dan snake education merupakan layanan gratis yang rutin dilakukan oleh tim Exalos Indonesia dan para relawan KRI Wonogiri sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan manusia dan kelestarian satwa liar.

“Kami selalu siap siaga membantu masyarakat. Bila menemukan ular di sekitar rumah, jangan panik, cukup hubungi kami. Kami akan datang untuk mengevakuasi dengan aman,” ujar Yuyun.

Untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan serupa, dapat menghubungi Exalos Indonesia di nomor 0896-1040-4414 atau melalui Relawan KRI Wonogiri.

Dengan semboyan “Exalos Indonesia  Never Stop Rescue”, para relawan ini terus menunjukkan dedikasi dalam aksi penyelamatan satwa dan edukasi lingkungan di berbagai wilayah, termasuk pedesaan seperti Batuwarno.( Eko Tito / Pimred Cahyospirit )













Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar