Aksi Sigap Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Setrorejo Baturetno
Baturetno, Wonogiri KMR— Kesigapan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Baturetno berhasil mencegah kebakaran meluas dan menghanguskan seluruh bangunan rumah milik warga di wilayah Gayam RT 01 RW 06, Desa Setrorejo, Kecamatan Baturetno, pada Kamis (3/9/2026).
Kebakaran menimpa rumah induk milik Suratmin, warga setempat. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar setelah terlihat kepulan asap yang muncul dari bagian rumah sekitar pukul 11.22 WIB.
Melihat kondisi tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi segera berupaya memastikan sumber asap. Setelah diketahui adanya kebakaran, informasi kemudian disampaikan kepada warga lainnya serta pihak berwenang, termasuk Pos Damkar Baturetno, agar penanganan dapat segera dilakukan.
Laporan mengenai kebakaran tersebut langsung mendapat respons dari petugas. Tim Damkar Baturetno bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas tiba di tempat kejadian sekitar pukul 12.28 WIB dengan membawa empat personel, yakni Aris, Ryan, Krisna, dan Arif.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan tindakan pemadaman. Proses tersebut dilakukan dengan menyemprotkan air ke titik-titik yang masih terbakar sekaligus memastikan kobaran api tidak menjalar ke bagian rumah maupun bangunan di sekitar lokasi.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan proses pendinginan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada bara atau sumber panas yang masih berpotensi memunculkan api kembali setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.
Dalam menjalankan tugasnya, petugas Damkar turut mendapatkan bantuan dari masyarakat sekitar. Warga ikut membantu proses penanganan sehingga upaya pemadaman dapat berlangsung dengan cepat dan terkoordinasi.
Berkat respons cepat petugas dan dukungan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Suratmin. Penanganan yang dilakukan sejak petugas tiba di lokasi juga menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke bagian bangunan lainnya.
Saat peristiwa berlangsung, rumah tersebut diketahui dalam keadaan ditinggalkan karena penghuni sedang mengantar anak ke sekolah. Kondisi rumah yang kosong membuat warga sekitar menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya kepulan asap dan kemudian melaporkan kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah. Kabel, sambungan, stopkontak, serta berbagai perangkat listrik yang sudah mengalami kerusakan sebaiknya segera diperiksa dan diperbaiki agar tidak menimbulkan risiko kebakaran.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membebani satu stopkontak dengan terlalu banyak perangkat listrik sekaligus. Penggunaan kabel atau peralatan listrik yang tidak sesuai standar juga perlu dihindari.
Selain itu, sebelum meninggalkan rumah dalam waktu tertentu, warga disarankan memastikan peralatan listrik yang tidak diperlukan sudah dimatikan. Pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi listrik rumah tangga juga penting dilakukan, terutama pada bangunan yang instalasi listriknya sudah berusia cukup lama.
Kebakaran rumah dapat terjadi kapan saja dan dalam waktu singkat dapat berkembang menjadi lebih besar. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kerugian yang lebih besar.
Peristiwa di Setrorejo tersebut menunjukkan bahwa informasi yang cepat dari masyarakat dan respons sigap petugas pemadam kebakaran memiliki peran penting dalam penanganan bencana kebakaran. Dengan koordinasi yang baik antara warga dan petugas, api dapat segera dikendalikan sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, seperti kepulan asap, bau kabel terbakar, percikan listrik, maupun api dari bangunan. Penanganan sedini mungkin dapat memperbesar peluang kebakaran dipadamkan sebelum merambat dan menimbulkan kerusakan yang lebih luas.
Kewaspadaan terhadap penggunaan listrik di lingkungan rumah tangga pun perlu terus ditingkatkan. Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran untuk memeriksa kondisi instalasi listrik. Pencegahan dan pemeriksaan secara rutin menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga keselamatan penghuni rumah dan lingkungan sekitar.(Riyan /Pimred Cahyospirit)
Berita ini juga ditayangkan dichannel YouTube kami Mediarakyat TV....,.




.jpg)









