BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Workshop Transformasi Digital UMKM Dorong Nasabah Naik Kelas melalui Pemasaran Digital

Workshop tersebut dirancang untuk memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada para pelaku UMKM agar tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga dapat memperluas jangkauan pemasaran melalui kanal digital

SOLO KMR- — Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi terus dilakukan melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas. Salah satunya melalui Workshop Transformasi Digital UMKM yang merupakan hasil kolaborasi dengan Surge dan PNM.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Hotel Alila Solo, ini menjadi ruang pembelajaran bagi para nasabah PNM untuk mengenal dan memahami pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan usaha. Peserta yang hadir berasal dari Cabang Semarang, Magelang, Yogyakarta, dan Wonogiri, dengan masing-masing cabang mengikutsertakan 30 nasabah.

Workshop tersebut dirancang untuk memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada para pelaku UMKM agar tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga dapat memperluas jangkauan pemasaran melalui kanal digital. Perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin dekat dengan teknologi membuat kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan usaha.


Dalam kegiatan tersebut, setiap nasabah terpilih juga membawa satu produk usaha yang mereka miliki. Produk yang dibawa berasal dari sektor kuliner maupun kerajinan. Untuk peserta yang membawa produk kuliner, produk diwajibkan telah menggunakan kemasan atau packaging yang layak. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya tampilan produk sebagai salah satu unsur yang dapat meningkatkan daya tarik sekaligus membangun kepercayaan konsumen.

Tidak sekadar membawa produk, para peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat usahanya dari sudut pandang yang lebih luas. Produk yang selama ini dipasarkan secara terbatas di lingkungan sekitar didorong untuk memiliki peluang menjangkau konsumen yang lebih luas dengan memanfaatkan berbagai sarana digital.

Materi mengenai pemasaran digital menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian peserta. Bagi pelaku UMKM, pemasaran digital dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen tanpa terbatas oleh jarak dan wilayah. Melalui pemanfaatan media digital secara tepat, pelaku usaha dapat memperkenalkan produk, membangun komunikasi dengan pelanggan, serta membuka peluang pasar baru.

Antusiasme peserta terlihat dari keinginan mereka untuk memahami bagaimana produk yang telah dibuat dengan keterampilan dan kerja keras dapat dikenal oleh lebih banyak orang. Salah satunya disampaikan Ida, seorang pengrajin rajut asal Wuryantoro, Wonogiri.

Menurut Ida, materi mengenai pemasaran digital sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha saat ini. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat membantu produk kerajinan yang dihasilkannya memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

“Tema hari ini pemasaran digital. Pastinya harapan produk yang kita hasilkan bisa sampai ke seluruh penjuru, bahkan sampai ke luar negeri,” ujar Ida.

Harapan tersebut menggambarkan besarnya potensi UMKM lokal apabila mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Produk yang lahir dari kreativitas dan keterampilan masyarakat di daerah tidak harus berhenti pada pasar sekitar. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk lokal dapat diperkenalkan kepada konsumen dari berbagai wilayah, bahkan berpeluang menembus pasar internasional.

Bagi pengrajin seperti Ida, digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkenalkan karya kepada calon pelanggan yang sebelumnya sulit dijangkau. Foto produk yang menarik, informasi produk yang jelas, kemasan yang layak, serta pemanfaatan platform digital secara konsisten dapat menjadi bagian dari proses membangun identitas sebuah usaha.

Hal yang sama juga berlaku bagi pelaku usaha kuliner. Produk makanan yang memiliki cita rasa khas dan kualitas baik perlu didukung dengan kemasan yang aman, menarik, dan sesuai untuk ditampilkan maupun dipasarkan melalui kanal digital. Dengan demikian, konsumen tidak hanya mendapatkan informasi mengenai produk, tetapi juga memperoleh kesan pertama yang positif terhadap usaha tersebut.

Kehadiran peserta dari empat cabang dalam satu kegiatan turut membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman. Masing-masing peserta membawa karakter usaha, produk, serta tantangan yang berbeda. Pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk melihat beragam cara pelaku usaha mengembangkan bisnisnya sekaligus memperluas wawasan mengenai peluang yang tersedia di era digital.

Workshop Transformasi Digital UMKM bersama Surge diharapkan dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi para peserta dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Pengetahuan mengenai pemasaran digital menjadi semakin penting seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang kini banyak mencari informasi, membandingkan produk, hingga melakukan pembelian melalui perangkat digital.

Bagi UMKM, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci untuk tetap bertahan dan berkembang. Digitalisasi memberikan kesempatan bagi usaha berskala kecil untuk tampil lebih profesional, memperluas jaringan konsumen, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan pasar.

Melalui kegiatan ini, para nasabah diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga memiliki keberanian untuk mulai menerapkan strategi digital dalam kegiatan usahanya. Produk yang mereka bawa ke Hotel Alila Solo menjadi gambaran nyata dari potensi UMKM lokal yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Dengan kolaborasi dan pembekalan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang mampu mengoptimalkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi bisnis. Dari usaha rumahan, kerajinan lokal, hingga kuliner khas daerah, setiap produk memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas selama pelaku usahanya mampu melihat peluang dan berani beradaptasi.

Workshop Transformasi Digital UMKM ini pun menjadi salah satu langkah untuk mendorong pelaku usaha agar semakin siap menghadapi perubahan pasar. Bukan hanya menghasilkan produk, tetapi juga mampu menceritakan, memperkenalkan, dan memasarkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

Harapan Ida agar produk lokal dapat menjangkau seluruh penjuru hingga ke luar negeri menjadi gambaran bahwa digitalisasi membuka peluang yang jauh lebih besar bagi UMKM. Dengan kreativitas, kualitas produk, kemasan yang baik, serta strategi pemasaran digital yang tepat, karya pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh dan dikenal di pasar yang lebih luas.(Cahyospirit)














Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar