BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Penutupan Pordus Bola Voli Desa Wiroko Berlangsung Meriah, Ribuan Penonton Padati Lapangan

Sendratari Wirama Buana yang dipentaskan oleh siswa-siswi SDN 1 Wiroko

Tirtomoyo , Wonogiri KMR— Gelaran Pekan Olahraga Dusun (Pordus) cabang olahraga bola voli Desa Wiroko, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, resmi mencapai puncaknya pada Jumat malam, 14 Agustus 2026. Acara penutupan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Ribuan penonton memadati area kegiatan untuk menyaksikan pertandingan final sekaligus rangkaian acara penutupan turnamen bola voli yang selama pelaksanaannya mampu menyatukan masyarakat dari berbagai dusun di Desa Wiroko. Suasana semakin semarak dengan dukungan para suporter yang memberikan semangat kepada tim-tim yang berlaga.


Pordus tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas antarwarga. Pertandingan demi pertandingan yang digelar sebelumnya berlangsung dengan penuh semangat dan persaingan sehat.

Puncak kegiatan semakin istimewa karena rangkaian penutupan turut menghadirkan pertunjukan seni budaya. Para penonton disuguhkan Sendratari Wirama Buana yang dipentaskan oleh siswa-siswi SDN 1 Wiroko. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam malam penutupan Pordus.



Pertunjukan seni tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga di tingkat dusun dapat berjalan beriringan dengan pelestarian seni dan budaya. Para pelajar SDN 1 Wiroko tampil dengan penuh percaya diri dan berhasil memberikan warna tersendiri dalam kemeriahan malam penutupan.

Kepala SDN 1 Wiroko, Sumiyati, S.Pd.SD, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak didiknya untuk ikut ambil bagian dalam rangkaian penutupan Pordus.

Menurut Sumiyati, keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga. Selain melatih keberanian tampil di hadapan masyarakat, kegiatan seni budaya juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia Pordus serta seluruh masyarakat Desa Wiroko yang telah mendukung penampilan anak-anak SDN 1 Wiroko.

“Terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah memberikan kesempatan serta mendukung anak-anak kami untuk tampil dalam acara penutupan Pordus. Semoga kegiatan seperti ini terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus mencintai seni dan budaya,” ujar Sumiyati.

Sementara itu, dari hasil pertandingan,tim bola voly Putri Dusun Taman Kulon kembali menunjukkan dominasinya dalam turnamen tersebut. Tim Taman Kulon berhasil mempertahankan gelar juara dan mencatatkan diri sebagai pemenang selama tiga tahun terakhir.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Taman Kulon. Konsistensi mempertahankan gelar selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan bahwa tim tersebut memiliki kekompakan, persiapan, serta mental bertanding yang kuat.

Meski demikian, keberhasilan tersebut tidak mengurangi semangat persaudaraan antarpeserta. Seluruh tim yang mengikuti kompetisi dinilai telah memberikan penampilan terbaik dan turut menyukseskan pelaksanaan Pordus Desa Wiroko.

Untuk kategori bola voli putra, gelar juara berhasil diraih oleh Dusun Taman Wetan. Kemenangan tersebut disambut penuh kegembiraan oleh para pemain, pendukung, serta masyarakat Taman Wetan yang hadir memberikan dukungan sejak pertandingan berlangsung.

Sorak-sorai penonton dan dukungan para suporter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pertandingan final. Atmosfer pertandingan pun terasa semakin hidup karena masing-masing pendukung memberikan semangat kepada tim kebanggaannya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Rangkaian Pordus Desa Wiroko tahun ini menjadi gambaran bahwa olahraga di tingkat masyarakat tidak sekadar mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan antarwarga, serta menciptakan suasana guyub di tengah masyarakat.

Kemeriahan penutupan juga menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi yang telah dinantikan masyarakat. Setelah melewati sejumlah pertandingan, para peserta akhirnya dapat menikmati malam puncak bersama warga dalam suasana penuh kegembiraan.

Dengan perpaduan pertandingan olahraga dan pertunjukan seni budaya, penutupan Pordus Desa Wiroko berlangsung tidak hanya sebagai seremoni akhir turnamen, tetapi juga sebagai pesta kebersamaan masyarakat.

Keberhasilan tim bola voly Putri Dusun Taman Kulon mempertahankan gelar juara selama tiga tahun terakhir serta kemenangan tim bola voly putra Taman Wetan pada kategori bola voli putra menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan Pordus Desa Wiroko. Sementara itu, penampilan Sendratari Wirama Buana dari SDN 1 Wiroko turut memperkaya acara dengan nuansa seni dan budaya.

Masyarakat berharap kegiatan Pordus dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan penyelenggaraan yang semakin baik. Selain menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit atlet potensial dari tingkat dusun, kegiatan tersebut diharapkan tetap menjadi ajang mempererat persaudaraan dan menjaga semangat gotong royong warga Desa Wiroko.

Malam penutupan Pordus akhirnya menjadi sebuah perayaan bersama olahraga, seni, prestasi, dan kebersamaan berpadu dalam satu panggung. Antusiasme ribuan penonton menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga dan budaya di tingkat desa masih memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat.(Yayok /Pimred Cahyospirit)
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar