Usung Semangat Baru, MAPALA STAIMAS Wonogiri Resmi Berganti Nama Menjadi Cakrawana
Wonogiri KMR– Semangat baru mewarnai dunia kemahasiswaan Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) resmi melantik kepengurusan baru sekaligus memperkenalkan identitas organisasi yang baru dalam sebuah prosesi yang berlangsung di ruang pertemuan kampus, Kamis (2/7/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STAIMAS Wonogiri, Sugiyanto, M.Si., serta dihadiri oleh para pembina MAPALA, yakni Novan Wahyu Permadi, M.H., dosen Program Studi Hukum, dan Muhammad Umar Khadafi, M.Sos, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Dalam sambutannya, Sugiyanto menyampaikan apresiasi atas keberadaan UKM MAPALA sebagai wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
"MAPALA menjadi ruang pembelajaran yang sangat baik bagi mahasiswa. Saya berharap pelantikan ini menjadi yang terakhir, dalam arti organisasi ini terus berkelanjutan, semakin berkembang, dan tetap hidup sebagai bagian dari dinamika kemahasiswaan di STAIMAS Wonogiri," ujarnya.
Momentum pelantikan kali ini terasa istimewa karena menjadi awal transformasi organisasi. Berdasarkan hasil Sidang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dilaksanakan pada bulan sebelumnya, MAPALA STAIMAS Wonogiri resmi melakukan perubahan nama, logo, serta arah gerak organisasi. Nama Cakrawana kini ditetapkan sebagai identitas baru MAPALA STAIMAS Wonogiri, yang diharapkan menjadi simbol semangat untuk memperluas wawasan, menjelajah potensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat.
Ketua MAPALA terpilih, Abid, dalam orasinya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pengurus serta pihak kampus yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan menjadi momentum untuk belajar, bertumbuh, dan membangun organisasi secara bersama-sama.
"Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Kami akan terus belajar bersama dalam organisasi ini. MAPALA Cakrawana bukan hanya menjadi tempat berkegiatan bagi mahasiswa pencinta alam, tetapi juga menjadi wadah yang transformatif untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial," ungkap Abid.
Lebih lanjut, Abid berharap kehadiran MAPALA Cakrawana mampu menjadi salah satu wajah STAIMAS Wonogiri di tengah masyarakat. Menurutnya, berbagai program dan kegiatan yang akan dijalankan diharapkan dapat memperkuat citra kampus sebagai institusi yang adaptif, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Dengan semangat baru yang diusung melalui nama Cakrawana, MAPALA STAIMAS Wonogiri diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan kepencintaalaman, tetapi juga mampu melahirkan mahasiswa yang tangguh, berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.(NDR /Pimred Cahyospirit)


