UNISRI Dorong Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi Generasi Muda Lewat Digital Branding
Solo KMR-– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali memperkuat perannya di masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Kali ini, Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UNISRI menggandeng muda-mudi Kelurahan Manahan dalam pelatihan bertema “Pelatihan Digitalisasi dalam Dunia Usaha”, di Gedung Graha Kusuma Manahan, Surakarta (1/7).
Kegiatan ini hadir menjawab tantangan era digital. Teknologi membuka peluang usaha, namun membangun akun media sosial saja tidak cukup. Pelaku usaha muda perlu memiliki identitas brand yang kuat, konten yang konsisten, dan cerita usaha yang mudah diingat serta dipercaya publik.
Materi dibuka oleh Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si. Ia menekankan bahwa digitalisasi usaha tidak harus dimulai dari teknologi mahal.
“Digitalisasi bisa dimulai dari telepon genggam yang kita gunakan setiap hari. Hal yang paling penting adalah keberanian memulai, konsistensi, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar,” jelas Dr. Joko.
Peserta dibekali pemahaman bertahap mulai dari pemanfaatan WhatsApp, media sosial, marketplace, pembangunan identitas digital, hingga penggunaan data untuk mengembangkan usaha.
Sesi kedua diisi Christian Andhika Pramudia, S.Sos., M.I.Kom. Ia mengajak peserta memahami pentingnya branding dan storytelling visual
Peserta belajar unsur pembentuk brand: nama, logo, warna, nilai/keunggulan, hingga konsistensi identitas. Untuk storytelling, digunakan rumus sederhana: siapa pemilik usaha, apa yang dilakukan, dan mengapa berbeda dari yang lain.
“Produk mungkin dapat ditiru, tetapi identitas, nilai, dan cerita dari sebuah usaha akan menjadi pembeda. Cerita yang kuat dapat membuat usaha lebih mudah diingat, dipercaya, dan dipilih oleh pelanggan,” ujar Christian.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi, tanya jawab, bedah contoh pengembangan brand produk dan jasa, serta praktik membuat storyboard film promosi singkat. Storyboard tersebut mencakup pembuka yang menarik, cerita utama, solusi dan nilai, bukti visual, hingga ajakan bertindak.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian FISIP UNISRI berharap muda-mudi Manahan mampu melihat potensi usaha di sekitarnya, berani membangun identitas brand, dan menggunakan media digital secara produktif.
“Diharapkan digitalisasi, branding, dan storytelling tidak hanya membuat usaha lebih dikenal, tetapi juga menumbuhkan kreativitas serta kemandirian ekonomi masyarakat,” tambah tim pengabdian.
Kegiatan ini sejalan dengan peran UNISRI saat ini sebagai kampus yang aktif menghubungkan keilmuan Ilmu Komunikasi dengan kebutuhan nyata masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Surakarta.
Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi Surakarta secara rutin menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan komunikasi, digital, dan pengembangan sumber daya manusia.(Yona /Pimred Cahyospirit)


